Pengamat Menilai, Terorisme Ancaman Serius Sektor Pariwisata RI - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

April 02, 2021

Pengamat Menilai, Terorisme Ancaman Serius Sektor Pariwisata RI

0 Viewers
Berita Rakyat, Jakarta - Pengamat pariwisata, Taufan Rahmadi mengingatkan kembali pentingnya rasa aman menyiapkan recovery pariwisata nasional pasca pandemi covid-19. Catatan ringan pun dikirimkan Taufan Rahmadi ke kalangan jurnalis, untuk mengingatkan jajaran kepolisian negara meningkatkan keamanan wilayah. Khususnya di titik-titik destinasi wisata.

 

Menurutnya, tidak cukup dengan menerjunkan polisi pariwisata. Taufan Rahmadi berharap, faktor keamanan ini lebih ditingkatkan dari biasanya. Dalih utamanya, lantaran sektor pariwisata menjadi satu dari sumber terbesar pendapatan negara. Terlepas dari itu, sektor pariwisata menjadi kian penting mengingat rusaknya pariwisata dapat memberi efek negatif sektor lain yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

 

Pemegang otoritas keamanan tanah air pun, diharapkan kian kreatif menemukan formula lebih jitu dan berkolaborasi dengan semua stakeholder, termasuk pelaku pariwisata di seluruh wilayah. Menyiapkan langkah preventif untuk memberi rasa aman kalangan wisatawan.

 

Taufan Rahmadi mencontohkan tentang pentingnya kamera pantau atau CCTV yang harus ditingkatkan secara kuantitas. Terlebih di lima destinasi wisata prioritas yang sedang diperjuangkan pemerintah Joko Widodo sebagai usaha pemulihan pariwisata Indonesia.

 

"Langkah pertama, saya anggap segera dan penting bagi pemegang otoritas keamanan untuk menggandeng kemenparekraf, untuk meningkatkan rasa aman di destinasi wisata. Selebihnya melibatkan unsur masyarakat dari kalangan terbawah sampai ke jajaran paling atas. Kita gak boleh kecolongan lagi oleh aksi teror sekecil apapun," tegas Taufan Rahmadi, Jumat, 2 April 2021.

 

Intinya, langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keamanan di destinasi pariwisata menurut Taufan Rahmadi adalah:

 

1. Perlunya peningkatan peran Polisi Pariwisata yang Tourism Friendly di destinasi pariwisata.

 

2. Peningkatan jumlah titik-titik CCTV di destinasi pariwisata khususnya di 5 destinasi pariwisata super prioritas (Tourism Command Centre)

 

3. Sebagai tindakan preventif adalah penting untuk membentuk Tourism Task Force berkolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan di destinasi.

 

Figur yang diberi label pakar pariwisata oleh kemenparekraf Sandiaga Salahudin Uno ini, sangat mengapresiasi langkah aparat kepolisian dalam menumpas jaringan terorisme di tanah air selama ini. Bahkan belum lama ini, puluhan teroris berhasil diciiduk di sejumlah wilayah sebelum melancarkan aksinya.

 

Kemampuan aparat kepoliisian dalam hal teknologi juga cukup mumpuni untuk mengantisipasi keamanan secara menyeluruh. Namun, melibatkan unsur tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat juga dinilai Taufan Rahmadi sangat penting. ***



Penulis : Tantri

Tidak ada komentar:

Post Top Ad