Fakta Hukum Dan Tindakan Tegas Polisi Terkait Kasus Curanmor - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

April 02, 2021

Fakta Hukum Dan Tindakan Tegas Polisi Terkait Kasus Curanmor

0 Viewers
Tersangka Pelaku Curanmor
Berita Rakyat, Bantaeng (SulSel). Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abd Haris Nicolaus, S.Sos, MH menguraikan peristiwa berdarah saat Tim Unit Resmob bersama dengan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Bantaeng melakukan penangkapan diduga Pelaku curanmor di Kampung Senea, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Pada hari Rabu malam, tanggal 31 Maret 2021 sekitar pukul 19:30 Wita. 

Berdasarkan laporan polisi yang selanjutnya dilakukan penyelidikan dan pengintaian, diduga pelaku yang sudah dikantongi nama dan ciri-cirinya itu berada di salah satu rumah panggung di Kampung Senea, Desa Bonto Tallasa. 


"Karena malam hari, sehingga polisi bertindak dengan body sistem pembagian tugas. Dimana target penangkapan bernama Lelaki A serta beberapa nama lainnya dan ciri-ciri yang telah dikantongi. Dari penyelidikan polisi terlapor lainnya berada pada rumah yang sama karena para pelaku diketahui adalah satu keluarga (bersepupu)", ungkap Kasat Reskrim saat ditemui diruang kerjanya di Mapolres Bantaeng, Kamis (1/4/2021). 


Kasat Reskrim Polres Bantaeng mengurai para terlapor yang menjadi target penangkapan itu, diantaranya berdasarkan dari Laporan Polisi bulan Juni 2019. Pelapor NU adalah korban pencurian dengan kekerasan (begal). 


Berdasarkan hasil dan pemerikasaan serta fakta hukum, diketahui pelakunya adalah Lelaki A dan TKPnya di kampung Kaili dengan barang bukti 1 unit sepeda motor matic merek Honda beat warna merah. Kendaraan tersebut sementara dalam penguasaan penyidik Polres Bantaeng. 


Lanjut dijelaskan, dari hasil pengembangan penyidikan baik dari Polres maupun Polsek. Ternyata terdapat laporan polisi lainnya per tanggal 19 November 2020, berTKP di kampung Morowa, Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Sinoa, melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor merek Yamaha Vega dengan nama pelapor AM. 


"Dari fakta hukum yang ada, kuat dugaan curanmor ini dilakukan oleh Lelaki A bersama Lelaki S. Barang Bukti yang diambil adalah motor merek Yamaha Vega warna merah dan kendaraan tersebut kini dalam penguasaan penyidik", Kata kasat Reskrim. 


TKP yang ketiga terjadi di Kecamatan Uluere yang masuk laporan di Polsek Uluere, tanggal 28 Maret 2021 atau tiga hari sebelum Penangkapan dilakukan.
Adapun pelapornya adalah Lelaki A yang kecurian barang berupa laptop merek Lenovo dan tabung LPJ 3 Kg sebanyak 13 buah. Berdasarkan penyelidikan, diketahui pelakunya adalah orang yang sama yakni lelaki A dan S serta satu pelaku lainnya berinisial Y. 

"Hasil penyelidikan dan ciri-ciri yang telah di kantongi, ternyata para pelaku berada di salah satu rumah saat penangkapan yang dilakukan pada hari Rabu malam 31 Maret 2021", urai Kasat Reskrim. 


Menurut Kasat Reskrim, disinilah kejadian yang tidak terduga. Saat para pelaku ditangkap tanpa perlawanan, tiba-tiba muncul laki-laki berinisial M datang dari kegelapan dengan menyerang petugas yang berjaga di kolong rumah menggunakan parang panjang, M menyerang petugas yang mengakibatkan luka sayatan pada lengan kiri yang cukup parah. 



Melihat kondisi adanya penyerangan, sehingga petugas yang berjaga diatas serambi rumah tersebut melakukan tindakan tegas dan terukur kepada M sehingga mengakibatkan kematian. 


Selanjutnya baik M maupun petugas yang terluka dibawa ke RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng. Setelah dilakukan visum, M dibawa oleh keluarganya untuk di semayamkan dirumah duka. Diketahui Lelaki M adalah orang tua kandung dari lelaki S dan sekaligus juga paman dari lelaki A alias N. 


Sementara petugas yang mengalami luka yang cukup parah Bripda A dirujuk ke RS Bhayangkara di Makassar, Kamis dinihari sekitar pukul 01:00 Wita. 


AKP Abd Haris Nicolaus S.Sos MM juga mengatakan bahwa Pasal yang disangkakan kepada ketiga Pelaku, yakni Pasal 363 dan 365 KUHP dengan ancaman diatas 7 Tahun Penjara. 


Penulis : izzack 
Media Mitra Humas Polres Bantaeng. 
Baca juga:
https://www.berita-rakyat.co.id/?m=1

Tidak ada komentar:

Post Top Ad