Panen Padi Bersama Kapolres, Dandim 1410 Dan Bupati Bantaeng, Bukti Pemerintah Hadir Ditengah Masyarakat. - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Maret 16, 2021

Panen Padi Bersama Kapolres, Dandim 1410 Dan Bupati Bantaeng, Bukti Pemerintah Hadir Ditengah Masyarakat.

0 Viewers
Berita Rakyat, Bantaeng (Sulsel). 
Sebagai langkah dukungan Kepolisian terhadap upaya pemerintah dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar SIK, M.Si, hadir mendampingi Bupati Bantaeng, DR. H. Ilham Azikin M.Si dan Dandim 1410 Bantaeng beserta Forkopimda lainnya dalam acara panen padi bersama di Kampung Kaili, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa, (16-Maret-2021). 

Di sela kegiatan tersebut, Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmad Sumekar SIK, MSi berharap semoga pertanian di Kabupaten Bantaeng semakin maju dan para petani kita menjadi sejahtera.

Kegiatan yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan itu merupakan panen perdana padi milik masyarakat yang merupakan padi organik yang akan dijadikan percontohan.

"Padi yang dipanen ini adalah padi organik yang dikembangkan tanpa pupuk subsidi yang mengandung bahan kimia", dikutip dari pernyataan Budi Taufik (Kadis pertanian Bantaeng). 

Pada kesempatan itu juga dihadapan Forkopimda dan masyarakat, Bupati Bantaeng juga menjelaskan bahwa realisasi tanam  sejauh ini telah mencapai 6.734 hektare.

Hal ini bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi covid-19 yang melanda Indonesia khususnya Kabupaten Bantaeng. 

Bupati Bantaeng, DR. H. Ilham Azikin M.Si mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terus mengembangkan pertanian yang sehat di Bantaeng. Menurutnya, penggunaan pupuk organik selain lebih sehat juga dapat mendorong peningkatan produksi pertanian. 

Bupati Bantaeng mengajak kepada semua petani di Bantaeng untuk merubah pola pikir mereka tentang pupuk subsidi yang mengandung bahan kimia. Menurutnya, sudah saatnya petani Bantaeng beralih ke pupuk organik yang lebih sehat dan berkualitas. 

Bupati juga mengungkapkan harapannya agar petani yang ada di wilayah lainnya bisa mengadopsi hasil panen kali ini yang tidak menggunakan pupuk subsidi. 

Bupati menambahkan, pemerintah pusat juga telah mengurangi kuota pupuk bersubsidi di semua daerah di Indonesia. Oleh karena itu, dia berharap pupuk organik ini bisa menjadi solusi di tengah masa pandemi yang menuntut peningkatan ketahanan pangan di daerah.


Penulis : Izzack
Baca juga:
https://www.berita-rakyat.co.id/?m=1

Tidak ada komentar:

Post Top Ad