Viral di Media Sosial, Kades Bunten Barat Mencak-mencak di Puskesmas - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Februari 10, 2021

Viral di Media Sosial, Kades Bunten Barat Mencak-mencak di Puskesmas

0 Viewers

Berita Rakyat,  Sampang -- Viral, vidio yang beredar di Media Sosial (Medsos), terlihat dengan jelas, Kepala Desa (Kades) Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, mencak-mencak di Puskesmas Bunten Barat. Rabu (10/02/2021).

Vidio yang berdurasi kurang lebih 2.10 menit itu, terlihat jelas Kades Bunten Barat, Sukaryadi, keluar masuk ruangan staf dan ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Bunten Barat, namun tidak terlihat adanya pasien yang di rawat, hanya saja terlihat para staf Puskesmas yang begitu seriusnya bermain telpon seluler.

Dilihat dari nada kemarahan yang di sampaikan oleh Kades Bunten Barat itu, sepertinya ada sesuatu yang membuatnya tersinggung, sehingga staf Puskesmas yang ada di ruangannya masing-masing terlihat ketakutan. Apalagi dikawalan Banser dengan berpakaian doreng, Kades Bunten Barat akhirnya meninggalkan Puskesmas.

Saat di konfirmasi melalui telpon selulernya, Kades Bunten Barat, Sukaryadi mengaku, kesal terhadap Kepala Puskesmas Bunten Barat, sebab di undang acara sosialisasi penanganan covid-19 di kediaman Kades Bunten Barat malah tidak datang.

"Inikan sosialisasi penanganan covid-19 mas....yang berkaitan dengan kesehatan, kok malah Kepala Puskesmasnya gak hadir, kan lucu, karena ini berkaitan langsung dengan penanganan kesehatan," ucap Sukaryadi dengan nada kesal.

Kades dua periode,  yang akrap di sapa Sukar itu, mengaku kesal seketika itu, karena undangan sosialisasi covid-19 di kediamannya tidak di hadiri oleh Kepala Puskesmas, tanpa ada pemberitahuan yang jelas dari pihak Puskesmas Bunten Barat.

"Sosialisasi ini di hadiri oleh Kapaolres Sampang mas, saya jadi enggak enak, karena Kepala Puskesmanya sendiri tidak hadir, terus apa yang akan saya jelaskan, inikan berkaitan dengan covid-19 yang bisa memberikan pemaparan kan pihak Puskesmas, kok malah gak hadir," ungkapnya.

Dia juga mengatakan, kalau acara sosialisasi di kediamannya itu sifatnya mendadak, sehingga undangan yang di sampaikan kepada Kepala Puskesmas itu juga dadakan secara lisan dan tidak sempat membuat undangan resmi.

"Sebenarnya ini hanya miskomunikasi saja mas, sebab acaranya mendadak dan undangan juga mendadak secara lisan melalui via telpon, dan tidak perlu di beritakan mas," pungkasnya.


Penulis : Mat Pandi
Editor : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad