Hampir Satu Tahun Buron, Mantan Kades Banjar Tlelah Ditangkap Polisi - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Februari 15, 2021

Hampir Satu Tahun Buron, Mantan Kades Banjar Tlelah Ditangkap Polisi

0 Viewers
Berita Rakyat, Sampang --  Hampir kurang lebih satu tahun menjadi buron. Mantan Kepala Desa (Kades) Banjar Tlelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang akhirnya di tangkap oleh anggota reserse kriminal (Reskrim) Polres Sampang. 
Mantan Kades Banjar Tlelah itu, sempat melarikan diri ke Surabaya dan Jakarta, ketika pihak Kepolisian Polres Sampang menerima lapaoran, dugaan pemalsuan dokumen serta terjadinya tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2018 lalu.

Sehingga mantan Kades Banjar Tlelah, Ahmad Zaini (42), menjadi buronan Kepolisian Polres Sampang dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) selama kurang lebih satu tahun lamanya.

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Riki Donaire Piliang saat pers release di Mapolres Sampang mengatakan, pelaku di tangkap oleh Polisi di rumahnya di Desa Banjar Tlelah selama pulang dari Surabaya.

"Sebelumnya warga sempat mengatakan bahwa pelaku tidak ada di rumahnya, namun ketika kami menggeledah, ternyata pelaku benar ada di rumahnya," ujar Riki, Kasat Reskrim muda jebolan Akpol. Senin (15/02).

Ditempat yang sama, Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz mengungkapkan, bahwa tersangka telah melakukan pemalsuan dokumen stempel dan tanda tangan saat membuat laporan Surat Pertanggunggjawaban (SPJ) DD--ADD, saat menjabat Kades Banjar Tlelah.

“Tersangka melakukan pemalsuan, yakni  nota pembelian material dan stempel toko, dibantu oleh bendahara Desa, yaitu, Bayu Alam yang saat ini sedang menjalani masa tahanan,,” ungkap Abdul Hafidz kepada seluruh media.

lanjut Abdul Hafidz, dari tangan tersangka, ia mengamankan Barang Bukti (BB) berupa nota pembelian toko, tertanggal 28 Agustus 2018 sebesar Rp 13.457.800, berstempel  Toko Maju yang dilampirkan dalam SPJ DD--ADD tahap II tahun anggaran 2018.

"Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan  pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP, dengan ancaman kurungan penjara selama enam tahun,” pungkasnya.


Penulis : Mat Pandi
Editor : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad