Hamil Empat Bulan, Korban Tewas Ditangan Pacarnya Sendiri - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Februari 01, 2021

Hamil Empat Bulan, Korban Tewas Ditangan Pacarnya Sendiri

0 Viewers
Berita Rakyat, Sampang -- Terungkap sudah motif pembunuhan yang terjadi di Gunung Tinggi, Desa Pao Paleh Laok, Kecamatan Ketapang. Gara-gara sang pacar hamil 4 (empat) bulan, akhirnya tersangka Imam Sanusi (17) menghabisi nyawa pacarnya sendiri.
Korban tak lain adalah Sulaiha (14) yang sebelumnya sempat dikabarkan hilang oleh pihak keluarganya, hingga akhirnya ditemukan tewas di Bukit Gunung Tinggi, Desa Pao Paleh Laok, hingga membuat geger warga setempat.

Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz, ketika menggelar konferensi pers kepada seluruh awak media mengungkapkan, kronologi kejadiannya bahwa awalnya Imam Sanusi (tersangka), sempat berpacaran selama 6 (enam) bulan dengan Sulaiha (korban), pernah berhungan badan selayaknya suami istri.

"Tersangka dan korban sempat berpacaran, hingga korban hamil empat bulan dan berhubungan badan layaknya suami istri yang mengaku dilakukan dirumah tersangka di Desa Telagah, Kecamatan Banyuates," ungkap AKBP Abdul Hafidz.

Lanjutnya, beberapa bulan kemudian korban menghubungi tersangka dan ketemuan dirumah Pusawi (tersangka) teman Imam Sanusi, lalu korban diajak oleh kedua tersangka ke Bukit Tinggi di Desa Pao Paleh Laok, korban lalu mengatakan kalau dirinya hamil tiga bulan.

"Mendengar korban hamil, lalu tersangka dengan spontan panik, dan tersangka (Imam Sanusi) membenturkan kepala korban kebatu besar dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya didalam goa, tak jauh dari Bukit Tinggi, Desa Pao Paleh Laok,"  jelas Abdul Hafidz, dihadapan para awak media.

Ditambahkannya pula, setelah itu, korban sempat minta tolong, lalu tersangka Imam Sausi minta kepada Pusawi agar memegang tangan dan menginjak korban. Sedangkan Imam Sanusi mencekik leher korban hingga tewas.

"Motifnya tersangka melakukan pembunuhan, dikarenakan takut dan panik mendengar korban hamil dan tersangka tidak mau bertanggung jawab, saat itu pula dengan spontan tersangka mencekik leher korban hingga tewas di tangan keduanya," tambahnya.

Keduanya dikenkan pasal 340 KUHP Jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP Subs. Pasal 338 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau pasal 80 ayat 3 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Jo pasal 362 KUHP.

"Akibat perbuatannya yang dilakukan, kedua tersangka terancam hukuman 10 tahun penjara," pungkasnya.


Penulis : Mat Pandi
Editor : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad