Bupati Terpilih Ingin Jadikan Maros Sebagai Kabupaten Literasi di Sulawesi Selatan - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Februari 11, 2021

Bupati Terpilih Ingin Jadikan Maros Sebagai Kabupaten Literasi di Sulawesi Selatan

0 Viewers

Berita Rakyat, Maros (Sulsel). Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, H. Moh. Hasan Sijaya, S.H, M.H. menyambut baik gagasan Bupati dan Wakil Bupati Maros Terpilih H.A.S. Chaidir Syam dan Hj. Tina Bohari untuk menjadikan Maros sebagai kabupaten literasi di Sulawesi Selatan. 

Hasan Sijaya menyampaikan gagasan dan harapannya bagaimana membangun minat baca masyarakat yang dimulai dari lorong dan desa dengan memberi contoh teladan dari para pimpinan didaerah untuk menjadikan membaca sebagai aktivitas penting.
 
Menurutnya, untuk membangun budaya baca masyarakat haruslah dimulai dari diri sendiri, staf dan karyawan perpustakaan. 

Caranya, kata Hasan dengan memberi pemahaman kepada seluruh staf dan karyawan Perpustakaan dan Arsip Sulsel agar minimal membaca buku 15 menit setiap hari. Ajakan dan seruan membaca haruslah dimulai dari diri sendiri, staf dan karyawan perpustakaan wajib membaca buku setiap hari lanjutnya.

Karena hanya dengan memulai dari karyawan dan staf serta pimpinan akan memancing tumbuhnya budaya baca di masyarakat. 

“Saya setuju gagasan Bupati terpilih Kabupaten Maros, H.A.S. Chaidir Syam yang ingin menjadikan Maros sebagai kabupaten literasi dengan menyerukan setiap kafe dan warkop di Maros punya ruang baca dan perpustakaan” ungkap H. Moh. Hasan Sijaya, S.H. M.H, saat menerima Tokoh literasi Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma, Kamis (11/2/2021) di Perpustakaan Ibu dan Anak, Jl. Lanto Daeng Pasewang.

Hasan Sijaya sangat setuju dengan gagasan Chaidir Syam yang meminta para pengelola kafe dan warkop di Maros kedepannya menyediakan ruang baca buku untuk bisa dimanfaatkan para pengunjung. 

Sebab, Hasan Sijaya melihat dengan membangun budaya baca untuk masyarakat itu diperlukan contoh dan sedikit paksaan yang baik dari pimpinan didaerah. 
"Untuk memberi contoh kepada masyarakat bagaimana mendorong minat baca itu, maka dimulai dari diri sendiri", ujarnya. 

Membangun minat baca haruslah dimulai dari para pimpinan, sebagai contoh dan teladan yang gemar membaca buku. Maka secara otomatis akan ditiru dan diikuti para staf dan karyawan yang dipimpinnya. 

Hasan Sijaya juga memberi contoh bagaimana memulai dari staf yang dipimpinnya dengan menekankan para staf dan karyawan perpustakaan Sulsel agar membaca buku setiap hari minimal 15 menit. 
 
Karena itu, Hasan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh hadirnya regulasi literasi yang digagas Chaidir Syam dan Hj. Tina Bohari dengan memberikan dorongan berkembangnya minat baca masyarakat di Kabupaten Maros.


Penulis : Izack
Editor : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad