PT Semen Imasco Asiatic Diskriminatif terhadap Pekerja Pribumi - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Januari 26, 2021

PT Semen Imasco Asiatic Diskriminatif terhadap Pekerja Pribumi

0 Viewers


Berita Rakyat, Jember- Kasus pabrik Semen Imasco Puger kembali mencuat kepermukaan, ada berapa kasus yang hingga saat ini masih belum ada solusi sama sekali.

Ketua GMBI Jember Meradang, meinilai pihak PT Semen Imasco Asiatic Puger, melakukan tindakan diskriminatif terhadap pekerja lokal membuat Nailul Hufron (ket.GMBI) jember meradang.

Menurur Nailul Hufron, telah terjadi tindakan diskriminatif terhadap pekerja lokal. Problem ini akut dan susah dicari jalan keluarnya.

Pekerja lokal mendapat tekanan, sementara pekerja asing mendapat fasilitas yang luar biasa.Padahal pertambangan ini jelas merugikan dari sisi aspek lingkungan hidup.

Tapi pihak perusahaan merayu masyarakat bahwa kerusakan lingkungan hidup akan di kompen dengan mengakomodir pekerja lokal.

Namun pada realitanya pekerja lokal mendapat perlakuan yang rentan dengan tindakan diskriminatif dari perusahaan,"ungkapnya dengan nada tinggi.

"Coba mas perhatikan, kita sebagai masyarakat Jember sudah banyak dirugikan. Pertama sumber alam dirusak dan  pekerja lokal bekerja dalam tekanan. Lebih parah saluran irigasi pertanian dirusak. Ini benar -benar bisnis jahat,"imbuhnya. (26/01/2021).

Melihat kondisi itu Hufron meradang dan mengultimatum PT Semen Imasco Asiatic.Jika tidak melakukan evaluasi, maka jangan salahkan masyarakat kalau akan melakukan aksi besar besaran.

GMBI Jember bersama masyarakat dan petani akan melakukan perlawanan. Kami juga tahu sejak awal PT Semen Imasco Asiatic telah banyak melakukan tindakan ngawur, mulai dari perijinan dan tata laksana perusahaan."Sekali lagi, jika PT Semen Imasco Asiatic masih diskriminatif terhadap pekerja lokal, kami akan lakukan perlawanan dan meminta agar perusahaan ini ditutup," nadanya penuh amarah.

 Diberitakan sebelumnya, bahwa semen Imasco Puger sudah beberapa kali didemo masyarakat karena terkait dengan saluran irigasi berapa bulan yang lalu.


Penulis : Hairullah
Editor : Anon Tigada

Tidak ada komentar:

Post Top Ad