Kisru TKD Tugusari 17 Ha Jember, Dipertanyakan ! - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Januari 30, 2021

Kisru TKD Tugusari 17 Ha Jember, Dipertanyakan !

0 Viewers
Berita Rakyat Jember - Salah satu Sesepuh  warga dusun Andongsari desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari Jember, Ach Asim kembali mempertanyakan 17 Ha Tanah Kas Desa yang disinyalir dikelola oleh Perkebunan JA  Wattie dan PTPN 12 Perkebunan Banjarsari.

Lima tahun lalu, Ach Asim pernah melakukan pertemuan dengan pihak PT JA Wattie dan PTPN 12 Perkebunan Banjarsari yang difasilitasi oleh Pemerintahan Desa Tugusari. 

Tujuan pertemuan tersebut tak lain adalah untuk mendapatkan info serta mencari solusi agar TKD Tugusari bisa kembali ke Desa Tugusari.

"Enam tahun berselang,masalah ini lenyap tanpa kabar berita. Sampai Kepala Desa yang menjabat saat itu sudah purna. Hal ini membuat saya sendiri heran. Pasca pertemuan, tidak ada tindak lanjut, bahkan saya sama sekali tidak mendapat info secuilpun," sesal Asim.

Menurut Ach Asim, jika TKD tersebut bisa kembali ke desa, maka sudah pasti akan menambah kekayaan aset desa. Aset ini bernilai miliar rupiah.

"Saya menyerukan agar Pemerintah Desa Tugusari bersama rakyat untuk memperjuangkan TKD tersebut. Mengingat aset bernilai miliarn rupiah ini akan dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan desa Tugusari. 

Lanjutnya, Kita tidak boleh tinggal diam, masyarakat harus aktif dan kritis agar TKD yang dimaksudkan dapat kembali bisa dikelola oleh desa Tugusari. 

"Saya sudah tua dan tidak punya kepentingan apapun selain hanya ingin bermanfaat bagi masyarakat Tugusari,"tegasnya.

Menanggapi isu yang berkembang ini, Jaringan Intelektual Tugusari (JITU) mengundang Ach Asim sabtu 30 januari 2021 untuk melakukan wawancara live melalui siaran langsung di Face book. 

Acara ini digelar dengan tujuan agar masyarakat dapat mendengar langsung segala persoalan raibnya 17 Ha TKD Tugusari tersebut.

"Saya sengaja undang Ach Asim,agar persoalan jadi terang dan dapat dipertanggung jawabkan,"ujar M yunus.

Inisiator Jitu M Yunus juga menambahkan, Jitu akan mengkaji dan akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk akan melakukan audiensi ke DPRD Jember.

"Kita ini punya orang tua atau perwakilan yaitu DPRD. Sudah sepantasnya jika ada persoalan di masyarakat, kita meminta  solusi kepada DPRD,"ujar M Yunus.

Lebih lanjut M Yunus menjelaskan, bahwa respon terhadap pernyataan Ach Asim itu dilandaskan pada UU No 6 tahun 2014 pasal 68 ayat 2 huruf c tentang hak dan kewajiban masyarakat.

"Jadi selama masyarakat tidak perlu takut,selama apa apa yang dilakukan tidak melanggar hukum dan dapat dibenarkan secara konstitusi. Toh semua ini bukan untuk kepentingan pribadi,tapi demi kemaslahatan masyarakat dan mendorong laju kembangnya desa Tugusari," pungkasnya. 


Penulis : Hairullah
Editor :Anon Tigada

Tidak ada komentar:

Post Top Ad