Transaksi Penjualan Uang Palsu, Tiga Pelaku Diamankan Polsek Jambangan - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Januari 20, 2021

Transaksi Penjualan Uang Palsu, Tiga Pelaku Diamankan Polsek Jambangan

0 Viewers
Foto : Para pelaku pengedar uang palsu yang berhasil diamankan petugas polisi.
Berita Rakyat, Surabaya.  Tiga orang pengedar uang palsu (upal) diamanan Polsek Jambangan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/1/2021). 

Pelaku itu adalah Nur Fauzi (39) warga Nganjuk, Warji (45) warga Jombang dan Khoiri Wibowo (44) warga Solo. Ketiganya dipamerkan dihadapan sejumlah awak media yang melakukan peliputan.

Kapolsek Jambangan Kompol. Isharyata mengatakan, ketiga para pelaku itu ditangkap di tempat dan waktu berbeda.

Kronologi bermula saat petugas kepolisian menangkap Nur Fauzi. Ia ditangkap ketika sedang menjual upal kepada seorang pembeli di sekitar sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Karah, Jambangan Kota Surabaya pada Jumat (4/12/2020) lalu.

“Berawal petugas mendapat informasi adanya  seseorang yang terlihat gerak-geriknya mencurigakan," kata kapolsek. 

Mendapat informasi itu, lanjut Kompol. Isharyata. Anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi, ternyata memang orang itu ada rencana bertransaksi atau menjual uang palsu kepada seseorang,” ujar Kapolsek Jambangan.

Setelah pelaku diamankan dan dilakukan pemeriksaan, pelaku Nur Fauzi mengaku hendak bertransaksi uang palsu kepada seseorang yang pada waktu penyergapan berhasil melarikan diri. 

"Kepada polisi, dia juga mengaku jika upal diperoleh dari Warji, seseorang yang ia sebut sebagai ‘boss’," ungkapnya.

Berdasar pengakuan itulah petugas kepolisian melakukan pengembangan perkara hingga berhasil menangkap Warji dan Khoiri Wibowo dengan barang bukti Upal sebanyak 1.051 lembar uang kertas palsu pecahan Rp100 ribu.

Kapolsek menambahkan, setiap transaksi yang dijalankan, tersangka menawarkan penukaran Upal dengan perbandingan 1 : 4. Yakni, Rp 100 ribu uang asli akan mendapat empat lembar Upal pecahan Rp100 ribu.

“Uang ditukar dengan perbandingan 1 dibanding 4. Dia ini beli dari seseorang kemudian dijual kembali,” papar Kapolsek Jambangan.

Saat ini pihak Polsek Jambangan sedang mendalami kasus tersebut untuk memburu pelaku pembuat uang palsu yang diduga lokasinya berada di wilayah Nganjuk serta Solo.

Untuk menanggung perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 36 ayat (2) UU RI no 7 Tahun 2011 tentang mata uang atau pasal 245 KUHP. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.


Penulis : margono
Editor  : Kukuh Setya

Tidak ada komentar:

Post Top Ad