Di Jember Siswa Dan Orang Tua Ingin Sekolah Tatap Muka Langsung Dengan Guru - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Januari 29, 2021

Di Jember Siswa Dan Orang Tua Ingin Sekolah Tatap Muka Langsung Dengan Guru

0 Viewers
Foto : Wakil Bupati terpilih, Gus Firjaun Barlaman.



Berita Rakyat, Jember - Hampir satu tahun akibat pandemi covid-19 seluruh siswa hanya belajar di rumah saja dengan sistem daring. Namun karena terlalu lama sehingga muncul kejenuhan dan kebanyakan siswa menginginkan proses belajar mengajar Bertatap muka langsung.

Selain itu orang tua siswa juga merasa jenuh terus menerus menyiapkan kebutuhan putra dan putrinya setiap hari belajar dengan daring.
Bahkan Guru pendidik menginginkan proses belajar mengajar secara langsung bertatap muka seperti sebelumnya.

Karena dengan belajar tatap muka langsung akan menjadikan para siswa, Guru dan orang tuanya akan bersemangat kembali .

Wakil Bupati terpilih, Gus Firjaun Barlaman ketika dijumpai dikediaman mengatakan, memang semua ini harus segera dimulai. Karena sudah terlalu lama sehingga harus segera dimulai pembelajaran tatap muka langsung. Meskipun harus bertahap, apalagi kalau sudah muncul kejenuhan akan mengganggu phisikis. Karena anak anak hanya berhadapan dengan internet, sedangkan orang tuanya tidak mungkin selama 24 jam hanya untuk mengurusi ini. 

"Apalagi  sudah ada surat dari Gubernur Jatim kan sudah bisa sebagai pedoman untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka langsung ." Tandas Gus Firjaun Rabu (27/1/2021).

Masih lanjutnya, selain itu juga pembelajaran dengan sistem daring tidak semua berjalan lancar, karena ada daerah yang tak terjangkau dengan internet sehingga itu juga perlu kita pikirkan bersama. Sehingga kedepan Pemerintah sudah menyiapkan internet yang ada di daerah pelosok.

Sementara terpisah, Ketua MKKS SMP dan Kasek SMP 7 Drs. Saiful Bahri menjelaskan, iya, terkait sekolah tatap muka langsung, simulasi sudah kami lakukan, persiapan sudah,standart operasional pelayanan sudah, aturan sudah, kalau memang Bupati memiliki rencana itu kita tinggal komunikasi saja. Pembelajaran sistem daring ini sudah terlalu lama sekali.

"Kalau sekolah saya kira sudah siap semuanya tinggal bagaimana komunikasinya antara Dinas terkait dengan sekolah yang ada." terang Saiful Rabu (27/1/2021).

Lebih lanjut Saiful menuturkan, kan tinggal rollnya, semisal anak sakit tidak boleh masuk, harus pakai masker, tidak boleh pakai seragam dulu, jaga jarak dan cuci tangan dan lainnya. Saya kira kalau cuci tangan dan sarana sudah siap semua. Banyak orang tua yang membandingkan dengan pondok, sekolah swasta kok bisa belajar tatap muka langsung dengan Guru dan temannya.

"Ini yang menjadikan mereka ingin belajar tatap muka langsung di sekolah dan bukan dengan sistem daring lagi seperti saat ini. Selain itu mereka membandingkan dengan di alun alun setiap malam Sabtu dan Minggu kok ramai tidak ada apa apa." imbuh Saiful Bahri.

Dikatakan Saiful,  kalau masalah Bupati terpilih ingin silaturahim ke MKKS tidak ada masalah, karena hal itu wajar. Mungkin mereka ingin tahu sejauh mana terkait dengan Pendidikan kedepan setelah beliau dilantik.


Penulis : Hairullah 
Editor : Anon Tigada

Tidak ada komentar:

Post Top Ad