Polisi Amankan 182 Orang di Luar Lokasi Grahadi. 2 Diantaranya Wanita - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 21 Oktober 2020

Polisi Amankan 182 Orang di Luar Lokasi Grahadi. 2 Diantaranya Wanita

0 Viewers
Foto : Kabid Humas Polda Jatim Kombes polisi Trunoyudo Wisnu Andiko saat menjelaskan kepada rekan media.

Berita Rakyat, Surabaya. Gelombang Penolakan Undang Undang Cipta Kerja Omnibus Law oleh Buruh dan Mahasiswa masih terus berepisode. Setelah aksi unjuk rasa pada 8 Oktober 2020 lalu.

Kemarin Selasa (30/10/2020), Pukul 16.00 wib ratusan buruh dan mahasiswa kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. Ratusan demonstran ini menuntut cabut UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Guna mengantisipasi terjadi kericuhan yang sempat terjadi pada 8 Oktober 2020 lalu. Polri khususnya Jajaran Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim. Melalukan pengamanan berlapis dan menyisir lokasi aksi unjuk rasa.

Dari hasil pengembangan proses penyisiran di lokasi yang berbeda di luar lokasi Grahadi, polisi mengamankan 182 orang, 2 (dua) diantaranya seorang wanita. Yang diamankan saat terjadinya aksi unjuk rasa pada Selasa siang (20/10/2020) kemarin.

"Antisipasi terjadinya aksi susulan seperti pada 8 Oktober 2020 lalu, anggota menyisir lokasi aksi unjuk rasa. Hal ini sebagai bentuk menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan warga kota surabaya. Hasilnya, ratusan orang kita amankan dan kami lakukan pendataan," ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu pagi kepada rekan media (21/10/2020).

Dari hasil penyisiran, total yang diamankan antara lain buruh sebanyak 24 orang, mahasiswa 26 orang, pengangguran 27 orang, Wiraswasta 6 orang, SMA/MA 74 orang, SMP/MTs 24 orang, SD/MI 1 Orang (kejar paket A).

Dari total 182 orang yang diamankan, dilakukan proses penyelidikan terhadap 1 (satu) orang yang ditemukan membawa botol pecah yg berbau minyak tanah dibungkus plastik.

Sementara itu dari total orang yang ditangkap langsung dilakukan PCR Swab Test, dan hasilnya keseluruhannya negatif.

Sementara barang bukti yang ditemukan dari penangkapan ratusan orang ini, anggota mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya, ditemukan botol pecah berbau minyak tanah dibungkus plastik. Setelah dilakukan pendataan, mereka dipulangkan.

"Dari yang kami amankan, mereka didata serta dilakukan Swab Test dan hasilnya semua negatif. Setelah kita data, mereka dipulangkan," pungkasnya.

Penulis: Linaulis Artikel di sini


Penulis : Lina
Editor : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad