Kapolres Tanjung Perak Pimpin OPS Yustisi - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 07 Oktober 2020

Kapolres Tanjung Perak Pimpin OPS Yustisi

0 Viewers
Foto : Kapolres Tanjung Perak memberikan masker kepada para pelanggar
Berita Rakyat, Surabaya. Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan giat patroli mobile, Yustisi serta menghimbau kepada masyarakat atau pengguna jalan sesuai inpres No. 6 tahun 2020 atau Jatim Bermasker yang dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (07/10/2020) pukul 08.00 wib.

Kegiatan patroli mobile, Yustisi dipimpin langsung, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H. selaku Inspektur Apel yang didampingi Kapolsek Kenjeran berserta PJU Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kanit Patroli Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kanit Lantas Polsek Pabean Cantikan, Anggota Satlantas dan Piket Satfung Polres dan Polsek Kenjeran dan Pabean Cantikan, Anggota TNI, Anggota Dishub Kota Surabaya dan Anggota Satpol PP Kota Surabaya.

Hasil giat ini, dimulai pukul 08:00 wib, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak memimpin apel kesiapan Operasi Yustisi tentang Pelaksanaan Protokol Kesehatan di dua lokasi pertama di Pos Polisi Suramadu dan lokasi kedua di Jln. KH. Mas Mansur Surabaya.

"Awal pertama operasi Yustisi, kita mulai dan laksanakan di depan Pos Polisi Suramadu yang bergabung dengan rekan TNI." kata Ganis.

Selama dilaksanakan giat operasi ada beberapa ditemukan warga yang tidak bermasker, sehingga petugas memberikan masker dan menghimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Selain kegiatan Yustisi ini, kita juga bagikan masker yang diberikan pada 64 orang." terangnya.

Selanjutnya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak beserta Kabag Ops dan Kanit bergeser ke lokasi kedua di Jln. KH. Mas Mansur, untuk melakukan Operasi gabungan dengan rekan TNI, Dishub dan Satpol PP kota Surabaya.

Menurut Ganis, Dalam giat operasi, ada beberapa ditemukan warga yang tidak bermasker dan dilakukan penindakan oleh Tim Satpol PP Kota Surabaya dan ditemukan sejumlah pelanggar protokol kesehatan sebanyak 43 orang.

"Sanksi Sosial 20 orang (push up, mengucapkan pancasila dan menyanyi), dan sanksi Administrasi 23 orang penyitaan KTP selama 14 hari." pungkasnya. 


Penulis : Samsul
Editor  : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad