Tidak Humanis, Oknum Lantas Pabean Cantikan Surabaya Arogan Pada Anak Dibawah Umur - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 20 Juli 2020

Tidak Humanis, Oknum Lantas Pabean Cantikan Surabaya Arogan Pada Anak Dibawah Umur

0 Viewers
Foto. Kawasan Pasar Atom Surabaya.
Berita Rakyat, Surabaya - Seorang anak laki-laki bernama Rafly (16) warga jalan Kunti Surabaya, mendapat perlakuan yang tidak pantas oleh oknum anggota Polisi Satlantas polsek Pabean Cantikan Surabaya. Pada Senin, (20/07/20). 

Diceritakan Rafly, pada saat dirinya sedang mengendari motor miliknya tiba-tiba didepan kawasan pasar atom. Terlihat ada beberapa anggota lantas sedang menghentikan para pengendara termasuk kendaraan anak Rafly. 

Kemudian Rafly menjelaskan, ada oknum polisi arogan. Dirinya ditepuk pundaknya namun saat tepukan pertama Rafly menghindar. Karena luput dari tepukan, oknum RM tersebut mengulanginya kembali hingga mengenai kepala anak Rafly dan sempat terjadi keributan.

"Memang saya salah lupa tidak memakai helm, tapi kok kepala saya dipukul oleh petugas itu," ungkap Rafly yang merupakan anak dari rekan wartawan Surabaya.

Masih kata Rafly, dirinya juga merasa bersalah dan tidak membawa kelengkapan berkendara, tidak memakai helm dan siap diberi sanksi. Namun Rafly menyayangkan kepalanya sempat mendapat perlakuan yang tidak humanis.

"Pundak saya ditepuk dua kali namun yang kedua, tepukan  itu  saya hindari malah kenak kepala saya. Oknum itu juga berkata, Orang tua mu suruh kesini (tirunya ucapan petugas RM) Saya tanya juga petugas itu namanya siapa dan malah memarahi saya, ngapain tanya nama saya." Terangnya, (20/07/20).

Sementara itu, Wawan orang tua Rafly kepada media ini menyampaikan. Jika dirinya sangat kaget dan menyayangkan hal itu terjadi kepada anaknya meski tidak melengkapi surat-surat saat berkendara.

"Haruskah anak saya tidak diperlakukan seperti itu, kalau melanggar ya.. ditilang saja sesuai aturan yang ada," ucap Wawan ayah dari Rafly (20/07/20).

Sementara itu, kasat lantas polres tanjung perak Akp. Sigit saat dikonfirmasi melalui pesan selulernya menangkis kabar jika anak buahnya melakukan pemukulan dan terkesan lepas tangan atas kejadian itu.

"Infonya tidak ada pemukulan untuk lebih jelasnya langsung aja ke Kapolsek Pabean Cantikan Surabaya," ujar singkat mantan Kanit Regiden Samsat Colombo, Surabaya (20/07/20).


Penulis : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad