Tapal Batas Jalan Kopelma Darussalam Belum Selesai - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 06 Juli 2020

Tapal Batas Jalan Kopelma Darussalam Belum Selesai

0 Viewers
Foto: tanda galian tapal batas baru di kerjakan
Berita Rakyat, Banda Aceh.  Persoalan Batas UIN Ar Raniry dengan Unsyiah belum selesai di ranah hukum, Unsyiah kembali melakukan tindakan sepihak dengan menutup pintu masuk di depan Mushalla darussalam sektor utara, Senin (06/07/2020).
Kronologinya terjadi tadi pagi, dimana para pekerja sudah mulai mengerjakan pondasi untuk pagar diatas jalan dan memasang tali tanda galian, info dari mandor bahwa pekerjaan ini sudah djadwalkan dari 2 minggu lalu namun baru dikerjakan hari ini.

Kejadian ini lantas mendapatkan respon yang keras dari pihak UIN Ar-Raniry dimana beberapa mahasiswa dari UIN Ar-Raniry yang langsung mendatangi tempat pemagaran,dan sempat beberapa kendaraan roda 2 dan 4 harus memutar arah karena terhalang tali batas agar tidak melewati jalan tersebut, kini jalan simpang tiga tersebut sudah bisa dilalui kembali.

Sebagaimana kita ketahui jalan tersebut digunakan oleh semua pihak untuk mempercepat jarak tempuh, baik itu dari jalan lingkar kampus - Jalan Teuku Chiek Pante Kulu - Jalan Ar Raniry ataupun sebaliknya. Ini sudah seperti "Jalur Gaza jilid II" UIN.

Beberapa waktu lalu polemik batas UIN Ar-Raniry dan Unsyiah sempat menjadi pembahasan hangat dikalangan pemerhati darussalam, diantaranya Asrama Putri UIN Ar Raniry yang diklaim milik Unsyiah, Pemagaran jalan Inong Bale yang disebut-sebut dilakukan oleh oknum Unsyiah.

"kita berharap tentunya persoalan ini dapat segera selesai , agar proses pendidikan dan juga tri dharma perguruan tinggi betul-betul terwujud sehingga kampus-kampus di darussalam dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat aceh, apalagi jalan di samping mesjid sektor utara yang banyak dilalui mahasiswa dan masyarakat jadi tidak perlu ditutup kami rasa " ujar amirul haq, sekjen dema uin Ar-Raniry 

Kita berharap tidak adanya tindakan gegabah dari seluruh pihak yang dapat memicu konflik yang berkepanjangan dan memutuskan keharmonisan perguruan-perguruan tinggi di darussalam yang merupakan jantong hate rakyat Aceh, Semoga persoalan ini segera selesai dan memberi kesejukan bagi seluruh pihak.



Penulis : Kausar
Editor  : Kukuh Setya 

Tidak ada komentar:

Post Top Ad