Menjual Sabu Secara Paket Pahe Dan Besar di Ringkus Polsek Gayungan. - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 27 Juli 2020

Menjual Sabu Secara Paket Pahe Dan Besar di Ringkus Polsek Gayungan.

0 Viewers
Berita Rakyat, Surabaya. Jajaran Tim Anti Bandit Polsek Gayungan Surabaya. Mengamankan Jaka Ferry Purnama, (22) Warga Jalan Tambak Arum Tengah Surabaya, dan Moch. Farid (21), Warga Jalan. Demak Jaya Surabaya, pelaku di bekuk lantaran sengaja melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu - sabu.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan Surabaya. Ipda Hedjen Oktitanto S.H., mengatakan, dari penangkapan tersebut, petugas menemukan barang haram jenis sabu masing-masing seberat, satu 1 poket sabu berat 5,40 gram beserta plastik pembungkusnya. Satu 1 poket sabu berat 5,42  gram beserta plastik pembungkusnya.

"Awalnya Moch. Farid dihubungi oleh temannya yang bernama Edo untuk memesan Narkotika jenis sabu sebanyak 10 gram, Setelah disetujui dan disepakati barang tersebut dikirim ke Jalan Petemon Gang. 1 Surabaya, Kemudian Moch. Farid menghungi temannya Jaka Ferry Purnama untuk mengambil Narkotika jenis sabu kepada Ajis (DPO)," jelasnya.

Sambung Hedjen, awal penangkapan tersangka bermula dari aduan masyarakat yang diterima dari aplikasi jika di wilayah Jalan Petemon I  Surabaya, kerap di jadikan transaksi barang haram narkoba jenis sabu.  

Polisi melakukan pengembangan lalu menangkap tersangka Jaka Ferry Purnama, dan ditemukan Barang Bukti, yang dibungkus dengan lipatan kertas kresek berupa Narkotika jenis sabu seberat 5,40 gram beserta pembungkusnya lalu Narkotika jenis sabu seberat 5,42 gram beserta pembungkusnya.

Tersangka Moch. Farid mengaku barang haram narkotika dari Ajis (DPO) warga Rabesan Madura, semuanya seharga Rp 8.000.000,- dan akan dijual seharga Rp. 12.000.000,

Kedua tersangaka dibawa ke Polsek Gayungan guna proses hukum lebih lanjut.

Tersangka Moch Farid sudah 1 tahun menjual sabu secara paket Pahe maupun paket Besar tersangka selalu berpindah-pindah dari apartemen.

Untuk pempertanggukan pebuatanya kedua dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.


Penulis : Samsul
Editor   : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad