KBRS Perjuangan Melaksanakan Penyembelihan dan Pembagian Daging Qurban di Masjid As Sakinah Balai Pemuda - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 31 Juli 2020

KBRS Perjuangan Melaksanakan Penyembelihan dan Pembagian Daging Qurban di Masjid As Sakinah Balai Pemuda

0 Viewers
Berita Rakyat, Surabaya.  31 Juli 2020 bertepatan dengan 10 Dzulhijah 1441 hari Raya Idul Adha.Masyarakat Surabaya yang tergabung dalam Keluarga Besar Rakyat Surabaya Perjuangan ( KBRS Perjuangan ) melaksanakan penyembelian dan pembagian daging Qurban yang di amanahkan oleh PT. CIPTA KARYA MULTI TEHNIK sebanyak dua ekor yang di serahkan langsung oleh pimpinan proyek Bapak BONAR dan di terima Cak Hasan KBRSP sebagai sekretaris Keluarga Besar Rakyat Surabaya Perjuangan ( KBRS Perjuangan ).

 Bukan hanya itu pendiri Masjid Al MUBASHIROH yang bertempat di Jl.Kedung Rukem - Kedung Doro dan di Jl.Kupang Krajan.Memberikan amanah agar satu ekor hewan qurban dari santrinya yaitu Bapak Doddy seorang guru bahasa Cina untuk di sembelih dan di bagikan dagingnya kepada organisasi yang sangat peduli pada masalah-masalah sosial masyarakat Surabaya.Penyerahan di serahkan langsung oleh KYAI MUHAMMAD BASOR pada pak Hendro PR selaku salah satu pembina dan penasehat KBRS Perjuangan.

Acara penyembelihan terasa semakin lengkap karena Abah Sumaji yang juga salah satu pembina dan penasehat KBRS Perjuangan juga di kenal sebagai Tokoh Masyarakat di kota Pahlawan sebagai penyembelihannya.

Setelah penyembelihan kegiatan pengulitan di lanjutkan atas komando Cak Hasan KBRSP.Laki-laki yang sangat ahli dalam proses pengulitan dan pemotongan ini memang sangat profesional dalam pekerjaannya.Cak Hasan KBRSP juga menjadi sekretaris organisasi ini sekaligus penopang dari hampir semua kegiatan yang di lakukan oleh organisasinya.

Masjid Assakinah yang berada di lingkungan situs Bangunan Cagar Budaya ( BCB ) Balai Pemuda Surabaya.Siang itu begitu meriah dengan keberadaan aktivis-aktivis yang biasanya sebagai pengkritik kebijakan pemerintah kota Surabaya yang di pandang keliru terutama yang berkenaan dengan masalah yang ada hubungannya dengan History kota Pahlawan.

Cak Hasan KBRSP sebagai komando dalam pelaksaan qurban KBRS Perjuangan dan Masjid Assakinah tahun ini menyampaikan, 
 " Bahwa KBRS Perjuangan sebagai tukang kritik pada pemerintah kota Surabaya memang benar dan itu kalau pemerintah kota Surabaya menyadari dan berpikir positif pasti akan membenarkan apa-apa yang kita sampaikan pada pemerintah kota Surabaya.Itu sih kalau PENGUASA Surabaya sadar atas perannya.Dan selama ini apapun yang di lakukan oleh KBRS Perjuangan tidak berujung pada permintaan proyek pada dinas ataupun instansi-instansi di bawah pemerintah kota Surabaya.Jadi kita KBRS Perjuangan tidak punya beban ketika mengkritisi pemerintah kota Surabaya.Kita los dengan hati yang tulus ".Cak Hasan KBRSP menjawab pertanyaan awak media sambil tangannya tidak henti memainkan sentuhan Gobang ( Senjata khas tukang jagal hewan ) pada hewan qurban yang tergantung pada ikatan di Scapolding.

" Mudah-mudahan di periode kepemimpinan Surabaya kedepan bukan lagi seorang penguasa melainkan seorang pemimpin yang bijak dan sanggup membangun kota tercinta ini secara Kolektif koligial tidak One woman show seperti yang kita rasakan selama ini.Mudah-mudahan ! " Cak Hasan KBRSP melanjutkan harapannya.

Hari ini Cak Hasan KBRSP sebagai pelakon utama pada penyembelihan.Di bantu oleh anggota KBRS Perjuangan yang lain dan tidak lupa emak-emak SUPER WOMAN KBRS Perjuangan juga menopang kegiatan.

" Mudah-mudahan Idul Adha tahun depan kita masih di beri umur panjang dan bisa melaksanakan penyembelihan dan pembagian daging qurban pada masyarakat.Dan yang terpenting kegiatan ini juga sebagai kegiatan wisata religi bagi semua anggota KBRS Perjuangan tanpa terkecuali " Komentar Mak Atik atau yang biasa di panggil Banteng Wedok pada awak media.

Setelah rampung dan daging hewan qurban di bagikan pada masyarakat pekerja di sekitar Balai Pemuda Surabaya.Giliran yang di nanti tiba.Seperti biasa obrolan-obrolan tersampaikan sebagai tanda guyub dan rukunnya organisasi yang bermarkas di Jl.Tanjung Sari 4 Surabaya.

Penulis : Yanto Banteng
Editor.  : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad