Inilah Hukuman Jika Warga Surabaya Tidak Memakai Masker - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 10 Juli 2020

Inilah Hukuman Jika Warga Surabaya Tidak Memakai Masker

0 Viewers
Foto : Warga yang kedapatan tidak memakai masker dihukum push up
Berita Rakyat, Surabaya.  Guna sebagai wujud pencegahan akan terjadinya penularan virus Covid-19, Kota Surabaya tak mengenal waktu untuk selalu menghimbau seluruh warganya agar taat dan patuh terhadap protokoler kesehatan menjelang masa pandemic ini.

Maka dalam hal ini 3 (tiga) pilar kota Surabaya yang tergabung antara lain Mapolsek Pabean Cantian, Kodim 0831 Surabaya timur, Serta Satpol PP kota menggelar Razia operasi patuh masker (Jum'at 10/7/20) yang berada di jalan sekitaran Bongkaran, Krembangan Utara, Nyamplungan, Perak Timur, dan Perak Utara.

Adapun kegiatan ini menurut Kapolsek Pabean cantian AKP Kadek Oka Suparta, SH, S.I.K, menjelaskan kegiatan ini guna untuk menjaga kesehatan kita bersama.

"Memakai masker adalah hal yang mudah, namun warga masih ada saja yang enggan memakainya, ini sebagai pencegahan agar mata rantai covid terputus," jelas Kapolsek di sela sela menghimbau masyarakat Pabean Cantian.
Foto : Kapolsek Pabean Cantian bersama Danramil 0831 mengasih himbauan agar selalu memakai masker
Bagi warga yang kedapatan nongkrong di warung dan tidak memakai masker, maka Pihak TNI-Polri tak akan segan untuk menghukum para pelanggar tersebut.

Hukuman yang diberikan oleh petugas adalah dengan menyuruh push up  sebanyak 25 kali hingga menghafalkan Pancasila. Bahkan jika warga membandel akan dilakukan penyitaan KTP selama 14 hari.

Mayor infantri Heri Santoso selaku Danramil Kodim 0831 menjelaskan hukuman ini adalah bentuk agar warga Surabaya tidak menganggap remeh pentingnya memakai masker untuk menjaga kesehatan.

"Ini merupakan tanggungjawab kita bersama, untuk sama sama mencegah peredaran virus covid-19 agar tidak ada warga sekitaran yang tertular lagi," jelas Danramil.

Peraturan untuk menyita KTP  sudah tercantum dalam aturan Perwali Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19.  

Penulis : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad