Pembawa Kabur Jenazah Terkonfirmasi Covid-19 Secara Paksa, Akhirnya Dibekuk Satreskrim Pelabuhan Tanjung Perak - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 24 Juni 2020

Pembawa Kabur Jenazah Terkonfirmasi Covid-19 Secara Paksa, Akhirnya Dibekuk Satreskrim Pelabuhan Tanjung Perak

0 Viewers

Berita Rakyat, Surabaya. Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengamankan pelakuTerkait Penangkapan Empat tersangka Pengambilan Jenazah Korban Covid-19 secara paksa di RS Paru Karang Tembok Surabaya. Selasa (23/06/2020).

Bahwasanya diketahui  empat tersangka masing-masing berinisial IR, AS, AK serta BP.  

Dalam konferensi Pers kali ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum.S. Si., MH., didampingi Oleh Danramil dan Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus. A. Md. Serta Direktur Rumah Sakit Paru Drs. Diyah Retno dan Dokter Puskesmas Pegirian Evi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum. S. Si., MH., menjelaskan, dari Empat tersangka yang kita amankan ini merupakan pihak keluarga pasien yang meninggal akibat terjangkit Covid-19 di RS Paru Jalan Pegirikan Surabaya. Dari Empat tersangka sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan penahanan perkara, memang sudah dari Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak sudah sampai tahap penyidikan ungkapnya.

"Saat ini para tersangka sedang kita lakukan penahanan, mereka berstatus saat ini OTG/PDP. Sehingga kita lakukan proses dan kemarin kita melakukan Rapid Test hasilnya ternyata adalah reaktif semuanya," jelas Ganis.

Masih Ganis  "empat tersangka juga reaktif terjangkit Covid-19, jadi kami melakukan perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim, sambil menunggu hasil tes Swab,"imbuhnya. 
Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mengikuti aturan dari pemerintah. Jangan sampai terjadi lagi perbuatan seperti ini, karena setiap tindakan tidak baik pasti ada sangsinya, seperti yang dilakukan dari Empat tersangka tersebut.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku akan dikenakan sanksi terkait UU tentang Penyakit, UU Karangtina Kesehatan dan UU KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.


Penulis : Samsul
Editor   : Kukuh Setya

Tidak ada komentar:

Post Top Ad