Sang Motivator: Alami PHK Dunia Tidak Kiamat - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 11 Mei 2020

Sang Motivator: Alami PHK Dunia Tidak Kiamat

0 Viewers

DR Aqua Dwipayana tidak pernah bosan menulis. Setiap hari Sang motivator ini selalu meluangkan waktunya untuk memotivasi lewat coretannya yang diposting kepada semua teman dan relasinya melalui WhatsApp (WA). Tak terkecuali kepada pimpinan media ini. Untuk mengapresiasi karya-karyanya, mulai hari ini, Berita Rakyat akan menayangkan goresan pemilik karya The Power of Silaturahim ini. Semoga bermanfaat dan menginspirasi masyarakat.


DARI ke hari semakin banyak orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Beberapa orang diantaranya adalah teman saya.

Mereka dalam kondisi sedih. Menceritakan tentang musibah yang baru saja dialaminya.

Terasa sekali. Sikapnya putus asa. Apalagi ada yang sudah berkeluarga. Mereka memikirkan nafkah untuk istri dan anak-anaknya.

Semua itu terjadi karena dampak pandemi corona yang berkepanjangan.

Di sisi lain, ada teman-teman saya pemilik berbagai usaha yang juga ikutan sedih. Beban perusahaannya makin meningkat.

Pemasukannya turun drastis. Ada yang hanya tinggal 10 persen. Bisnisnya nyaris terhenti!

Dampak dari semua itu, dengan terpaksa mereka harus mem-PHK para karyawannya. Jumlahnya mulai dari hitungan jari hingga ratusan orang.

Mereka sedih. Apalagi karyawannya yang kehilangan pekerjaan, tentunya, lebih sedih lagi.

Data Kadin Indonesia, orang yang di-PHK jumlahnya sudah belasan juta.  Diperkirakan akan bertambah terus karena semakin banyak usaha yang tutup.

Sebaiknya bagaimana sikap mereka yang di-PHK?

Pasrah?
Marah pada pemerintah?
Mencari kambing hitam?
Tetap putus asa dan frustasi?

Semua sikap itu negatif dan merugikan diri sendiri. Jadi jangan pernah sekali pun dilaksanakan. Sama sekali tidak ada untungnya.

Ruginya banyak banget. Baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Membangunkan "Raksasa" Tidur Nyenyak

Ingat, mengalami PHK bukan berarti dunia kiamat.

Jika terbiasa berpikir positif, langsung mencari hikmahnya.

Mungkin, ini cara TUHAN untuk memberi kehidupan yang lebih baik.

Tentunya tidak bisa hanya berdiam diri dan berpangku tangan.  Harus bergerak dan berusaha secara optimal.

Yakinlah bahwa semua yang terjadi, terutama yang dialami sendiri ada hikmahnya.

Apalagi kalau menyadari bahwa di dalam diri kita ada "raksasa" yang sedang tidurnya nyenyak.

Itu adalah potensi diri.

Harus segera dibangunkan dan dioptimalkan. Setiap orang memiliki itu. Cuma tidak semua orang menyadari dan memahaminya.

Apalagi jika orangnya mudah putus asa dan gampang patah semangat.

Jika tidak mau berubah sampai dia meninggal, "raksasa" itu akan tetap tidur nyenyak bahkan makin nyenyak sekali tidurnya.

Terkait dengan cobaan yang dialami manusia, TUHAN pernah berfirman dalam Al Qur'an surah Al Hadid ayat 22 yang artinya, “Tiada suatu bencana pun yang menimpa di Bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya”. 

Artinya, semua yang kita alami saat ini sudah dicatat 50.000 tahun sebelum TUHAN menciptakan langit dan bumi.

Kita harus meyakini itu!

“ALLAH SWT telah menulis (di Lauhul Mahfuzh) segenap takdir makhluk 50.000 tahun sebelum Ia menciptakan langit dan bumi” (HR. Muslim)

Berpikir Positif dan Tetap Bersyukur 

Terkait dengan itu, mereka yang mengalami PHK agar segera bangkit. Bangunkan "raksasa" yang sedang tidur nyenyak dalam dirinya.

Optimalkan agar kehidupannya dalam semua aspek lebih baik dari sebelum di-PHK. Mereka yang terbiasa berpikir positif, saat mengalami musibah di-PHK tetap bersyukur.

Mencari hikmahnya dan segera bangkit untuk mengoptimalkan potensi diri. 

Semangatnya harus semakin bertambah saat melihat keluarga - istri dan anak-anaknya - yang butuh biaya untuk makan dan keperluan lainnya. Sehingga berusaha secara maksimal mencari rejeki dengan cara yang halal.

Ingat, mengalami PHK dunia tidak akan kiamat.

Dengan membangunkan "raksasa" yang sedang tidur nyenyak dalam dirinya insya ALLAH kehidupannya lebih baik setelah di-PHK. Aamiin ya robbal aalamiin.

Pesan ini ditulis dari Bogor menjelang silaturahim dan diskusi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Boy Rafli Amar di kantornya di Sentul, Kabupaten Bogor. Saya ucapkan selamat menyemangati mereka yang di-PHK. Salam hormat buat keluarga. 13.15 11052020😃

Penulis : Aqua Dwipayana
Editor   : Ca' Amu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad