Praktek Prostitusi Online Ditengah Bulan Suci Ramadhan Marak Beroperasi di Hotel Surabaya - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 08 Mei 2020

Praktek Prostitusi Online Ditengah Bulan Suci Ramadhan Marak Beroperasi di Hotel Surabaya

0 Viewers
Foto : Situasi Receptionis Hotel G-Suite Surabaya saat dikonfirmasi wartawan.
Berita Rakyat, Surabaya - Bulan Suci Ramadhan Bulan Penuh berkah, ditengah masyarakat Surabaya sedang mengalami wabah Covid-19 dan menjalankan PSBB marak praktek prostitusi online disalah satu hotel Surabaya. Pada Selasa, tanggal 05 Mei 2020 kemaren. Ada 11 orang yang terdiri dari 4 pria dan 7 wanita telah diamankan oleh pihak kepolisian di 5 kamar hotel bintang 3 di jalan Gubeng Surabaya. 

Dari data dan sumber media ini menjelaskan, dari 11 orang  yang salah satunya dirinya sendiri. Bersama rekan lainya telah mengakui bahwa sempat diamankan pihak polisi dari beberapa kamar Hotel G-Suite dikamar nomor 710, 711, 712, 212 dan kamar nomor 211.

Ada 2 orang berinisial DN dan DL yang diketahui sebagai mucikari, sedang 5 orang yang lainya juga ikut diamankan adalah EDW, IN, RZK, AGM dan SLV yang diduga sebagai perantara atau penghubung kepada para pria hidung belang.

"Mereka dibawa dan diamankan oleh petugas polisi sejak selasa kisaran pukul 20.00 Wib," ujar sumber ini yang mewanti-wanti kepada media ini agar namanya untuk tidak disebutkan, (07/05/20).

Masih kata sumber, selain dari 7 berinisial DN, DL, EDW, IN, RZK, AGM, SLV orang 4 wanita yang pada saat penggerebekan dengan posisi saudari Baby Kim sendiri berada dikamar nomor 710. Kemudian Cindy, Cicil, Miley dari kamar lainya yang sempat juga ikut diamankan oleh petugas polisi namun sudah dipulangkan.

"4 nama panggilan tersebut adalah nama samaran bukan nama asli, namun sama petugas sudah dipulangkan. Termasuk saya," pungkasnya.

Pihak management yang diwakili Accounting Hotel bernama Farid, saat dikonfirmasi berita-rakyat.co.id membenarkan jika pada tanggal 05 Mei 2020 lalu. Ada beberapa anggota Polisi mendatangi tempat dirinya bekerja di jalan Gubeng Surabaya. Namun dirinya (Farid rec*) pada malam kejadian itu tidak tahu menahu dan menyampaikan bukan jam giliran jaga.

"Pada malam hari ada beberapa petugas yang datang, namun saya tidak tahu menahu ada permasalahan apa terkait kedatangan petugas ke hotel kami. Karena pada saat itu saya tidak dijelaskan secara detail sama petugas jaga pada saat itu," ungkapnya saat didatangi wartawan di Hotel G-Suite Surabaya (07/05/20). 

Namun sayang, kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP. Harun membantah jika pihaknya telah melakukan kegiatan penggerebekan di Hotel G-Suite Gubeng Surabaya.

"Itu hanya informasi aja, masih belum," Akunya AKP Harun saat dikonfirmasi melalui seluler nya.

Disinggung terkait 7 orang yang masih diamankan oleh Polrestabes Surabaya dan 4 wanita yang sudah dipulangkan, pihaknya  menepis pernyataan wartawan dan menyampaikan bahwa penggerebekan yang dimaksud ada di Hotel Zoom.

"Oh itu tidak usah," jawab singkat AKP Harun dinilai bingung dan terkesan tidak nyambung menjawab pertanyaan wartawan media ini.

Masih kata AKP Harun, memang ada kegiatan beberapa waktu lalu itu di Hotel Zoom, dan bukan di hotel G-Suite yang dimaksud.

"Kalau itu 2 orang yang kita amankan terkait Three Some," akunya AKP Harun dan langsung menutup telpon seluler nya.


Penulis : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad