Edarkan Uang Palsu, 2 Ibu Rumah Tangga di Tangkap Polsek Sawahan - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 15 Mei 2020

Edarkan Uang Palsu, 2 Ibu Rumah Tangga di Tangkap Polsek Sawahan

0 Viewers
Foto: Kedua pelaku peredaran uang palsu sedang memakasi baju tahanan Polsek Sawahan yang didampingi petugas polisi.
Berita Rakyat, Surabaya - Ditengah wabah covid-19 dibulan suci ramadhan Team Anti Bandit Polsek Sawahan yang dipimpin kanit reskrim polsek Sawahan Iptu Ristitanto, SH. Berhasil mengungkap peredaran uang palsu atau Upal disalah satu toko rokok  dikawasan Simo Kwagean Kuburan Surabaya. Pada Jumat, (03/05/20) lalu.

Seorang ibu rumah tangga bernama Mardiana, (49). Asal dusun Jambu Burneh, Bangkalan Madura. Terpaksa diamankan petugas karena kedapatan membeli rokok promild ditoko rokok dengan menggunakan uang palsu pecahan 10.000 rupiah.

Kapolsek sawahan Akp. Wisnu Setiyawan Kuncoro, Sik. Menuturkan kepada berita-rakyat.co.id pada Jum'at (15/05/20). Pengungkapan kasus peredaran uang palsu tersebut oleh anggotanya membuahkan hasil berkat dari laporan masyarakat. Pihaknya langsung bergerak untuk menggeledah dan mengamankan 2 tersangka.

"Berkat laporan masyarakat peredaran uang palsu ini dapat terungkap. Berawal dari penangkapan seorang ibu rumah tangga bernama Mardiana warga Bangkalan Madura, sedang membeli rokok disalah satu toko dijalan Simo Surabaya," ujar Kapolsek Sawahan ini.

Masih kata kapoksek, dari penangkapan Mardiana dan hasil penggeledahan tersebut, telah ditemukan uang palsu pecahan  10.000 sebanyak 17 lembar dan uang palsu pecahan 20.000 sebanyak 22 lembar. Kemudian hasil dari introgasi anggota Mardiana mengaku uang palsu tersebut didapat dari seseorang bernama Rosmawati. Lanjutnya, oleh Team Anti Bandit Polsek Sawahan langsung dikembangan terhadap tersangka Rosmawati ditempat yang berbeda.

"Rosnawati ditangkap di Krian Sidoarjo dan kita amankan barang bukti berupa uang palsu dengan pecahan 10.000, sebanyak 200 lembar yang disimpan didalam tas yang dipakai pelaku saat itu," terangnya.

Ditambahkan Wisnu, barang bukti lainya juga ditemukan berupa uang palsu dengan pecahan 10.000 sebanyak 300 lembar yang sengaja disimpan didalam kamar rumah Rosnawati didesa plumpung balengbendo Sidoarjo.

"Dari pengakuan tersangka Rosmawati uang palsu berasal dari Sdr. Abdul Azies yang saat ini berada ditahanan Polsek Tambun Polres Metro Bekasi dalam kasus sama uang palsu," pungkas Akp. Wisnu (15/05/20).

Barang Bukti yang diamankan dari kedua pelaku antara lain, uang palsu pecahan 10.000 sebanyak 517 lembar ( 5.170.000). Uang palsu pecahan 20.000 sebanyak 22 lembar (440.000). 2 unit HP. Sepeda motor dengan nopol DK 5103 LL

Akibat perbuatan keduanya akan dikenakan pasal Pasal 36 ayat 3 karena dengan sengaja mengedarkan dan atau membelanjakan uang rupiah palsu dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Penulis : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad