Ratu Tisha Mundur, PSSI Gonjang Ganjing  - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 14 April 2020

Ratu Tisha Mundur, PSSI Gonjang Ganjing 

0 Viewers
Ratu Tisha mundur dari jabatan Sekjen PSSI. FOTO: IndoSport
Berita Rakyat, Surabaya - Sikap tegas Ratu Tisha tak ada yang bisa menghalangi. Wanita rupawati ini benar-benar hengkang dari jabatan Sekjen PSSI. Mundur!

Berita mundurnya Tisha ini memang sudah ditebak sebelumnya. Lantaran rumor itu sudah santer belakangan ini. Namun alasan Tisha hengkang dari PSSI itu yang masih menjadi tanda tanya besar.

Ada apa di balik mundurnya wanita energik ini? Benarkah bakal terjadi gonjang ganjing di tubuh PSSI setelah dipimpin Sang Ketua Iwan Bule?

Keputusan Tisha sudah bulat. Ia memosting di medsos akun Instagramnya. ”Dear friends, hari ini Senin, 13 April 2020,m melalui surat, saya telah resmi mengundurkan dirim dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI,” tulisnya.

Dia menjelaskan, bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menjabat sejak 17 Juli 2017. Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih. Terutama soal terlipihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Tisha menjadi sekjen sejak 2017 menggantikan Ade Willington yang mundur pada 10 April 2017. Ketika itu, ketua umum PSSI masih dijabat Edy Rahmayadi. Jabatan sekjen tetap bertahan digenggam Tisha.

Ketika Edy mundur digantikan Joko Driyono, posisi Tisha tak terusik. Juga, ketika Joko Driyono tersandung kasus dan Iwan Budianto jadi ketum sementara, Tisha masih bertahan.

Saat Kongres Luar Biasa PSSI, November lalu, PSSI memilih Iwan Bule sebagai ketum baru, Tisha ditunjuk lagi sebagai sekjennya. Sayang, peran Tisha tidak dominan di era kepemimpinan Mochamad Iriawan, nama asli Iwan Bule.

Mundurnya Tisha ini patut disayangkan. Mengingat sosok pengganti seperti dia belum nampak.

Iwan Bule pasti sudah menyadari hal ini. Kendati sudah ada pilihan, kualifikasi Tisha masih di atas mereka. Sebut saja Syauqi Suratno, yang pernah juga jadi kandidat sekjen pada era Edy Rahmayadi.  Saat ini Syauqi menjabat sebagai ketua umum Asprov PSSI di Jogjakarta.

Selain dia, ada nama Viola Kurniawati yan sebelumnya pernah menjabat sebagai CEO PSS Sleman. Mereka berdua ketika Kongres Luar Biasa PSSI lalu menjadi calon anggota Exco PSSI, tetapi tidak terlipih.

Perjalanan Tisha sebagai Sekjen PSSI sekitar tiga tahun itu berakhir kemarin (13/04/2020). Sekjen perempuan pertama dalam sejarah PSSI itu diduga kuat meninggalkan PSSI karena tidak harmonis dengan ketum PSSI.

Rumor itu kian santer setelah mantan direktur kompetisi dan operasional PT GTS itu dianggap mempermalukan nama PSSI. Yaitu ketika salah seorang anggota Komisi X DPR Djohar Arifin mengungkapkan tindakan perempuan kelahiran 30 Desember 1985 itu padanya saat SEA Games 2019.

Sebelum itu, Tisha kerap kali dianggap mendahului wewenang Iwan Bule. Isu keretakan tersebut makin tercium ketika mantan sekretaris Lemhannas ini menempatkan adik iparnya, Maaike Ira Puspita, jadi deputi Sekjen PSSI pada 17 Januari lalu.

Ira disebut-sebut sengaja ditempatkan untuk mengawasi semua pergerakan Tisha. Tisha menyatakan berterima kasih atas kebanggaan yang didapat selama jadi Sekjen PSSI. Karena jabatan itu juga, dia sampai saat ini masih menjabat wakil presiden AFF.

 "Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepak bola Indonesia,’’ katanya singkat. Iwan Bule menanggapi singkat mundurnya Tisha. Dia mengaku sudah menerima surat pengunduran diri itu kemarin.

 ’’Saya menghargai keputusan dari Saudari Ratu Tisha. PSSI mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya sebagai Sekjen,’’ papar Iwan seperti yang dilansir JawaPos.com.

Terkait isu keretakan hubungannya dengan Tisha, mantan Kapolda NTB itu sama sekali tidak berkomentar. Iwan pun enggan menjawab pesan singkat.

Media PSSI juga tidak mau berkomentar banyak dan beralasan semua statement ’’satu pintu’’ di Iwan Bule.

Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri menyayangkan mundurnya Tisha. Pria yang juga menjabat direktur utama PT LIB itu justru kecewa karena a punya andil saat Indonesia dipilih jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Cucu juga mengaku hanya bisa pasrah ketika Tisha memutuskan mundur. Dia sendiri sudah mencoba berkomunikasi. Hasilnya, Tisha tetap ingin mundur.

’Tapi itu pilihan. Dia ingin mengabdi di tempat lain. Kami tidak bisa mencegahnya. Semoga sukses, dia masih muda,’’ jelasnya.

Ditanya siapa yang akan jadi pengganti Tisha, Cucu mengatakan bahwa PSSI belum memilihnya untuk saat ini. Namun, bakal ada rapat akhir bulan ini untuk membicarakan siapa yang layak jadi pengganti Tisha.

 ’’Saat ini waktunya belum tepat. Nanti Pak Ketum akan beritahu kapan pastinya rapat dilakukan,’’ ujarnya. (*)

Sumber : Berbagai media.


Penulis : Amri
Editor    : Amu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad