Pemprov Jatim Butuh 313 Tenaga Kesehatan Tangani Pasien Covid-19 Surabaya - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 25 April 2020

Pemprov Jatim Butuh 313 Tenaga Kesehatan Tangani Pasien Covid-19 Surabaya

0 Viewers
Ilustrasi pasien virus corona. FOTO: Asia.com

Berita Rakyat, Surabaya- Pemerintah Provinsi Jawa Timur membutuhkan 313 tenaga kesehatan, mulai perawat hingga dokter spesialis. Ratusan lowongan tenaga kesehatan itu akan diperbantukan untuk menangani pasien Covid-19.

Hal itu tertuang dalam surat dari Badan Kepegawaian Provinsi Jawa Timur Nomor: 810/3792/204/2020. Dalam surat tersebut menyebut berbunyi sebanyak 313 lowongan terbuka untuk 13 dokter spesialis paru, 14 dokter spesialis anastesi, 26 dokter umum, 161 perawat, 27 penata laboratorium kesehatan, 13 radiografer, delapan apoteker, 10 asisten apoteker, sembilan sanitarian, 12 perekam medis, empat psikolog dan 16 transporter. 

Syaratnya? Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, salah satunya berusia maksimal 40 tahun untuk posisi dokter. Sedang perawat hingga transporter diprioritaskan maksimal umur 35 tahun. 

Masyarakat yang berminat dipersilakan segera mendaftar secara daring. ”Nanti juga ada ujian dan seleksi. Tapi semua juga daring,” ucap Khfofifah yang dilansir dari Antara Jumat (24/04/2020).

Bagi pendaftar, lanjut dia, bisa mengakses lewat website http://rekrutmenrelawancovid19.jatimprov.go.id/ Pendaftaran ditutup pada Sabtu, 25 April pukul 12.00 WIB.

Pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan pada Minggu, 26 April. Pendaftaran daring itu dilakukan karena kondisi Jatim yang saat ini tengah mengalami pandemi Covid-19 sehingga untuk memudahkan dan memberi keamanan pada pelamar, sistem seleksi dipilih secara daring.

Untuk tahap seleksi, adalah tes intelegensia umum (TIU), tes wawasan kebangsaan (TWK), dan tes karakter diri (TKD). Materi ujian seleksi yang diberikan adalah tes kompetensi dasar (TKD) dilakukan pada Senin, 27 April, yang meliputi tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensia umum (TIU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK).

Sesuai dengan sistem yang diberikan, bagi pendaftar yang sudah dinyatakan lulus seleksi maka pelamar akan menandatangani kontrak untuk tiga bulan, sejak Mei, Juni, dan Juli.

Untuk honor, kata Khofifah, pihaknya menyediakan mulai Rp 2,5 juta hingga yang tertinggi adalah dokter spesialis paru yaitu Rp 10 juta per bulan.

 ”Bagi yang lulus seleksi akan ditugaskan di RSUD dr. Soetomo Surabaya, RS Jiwa Menur Surabaya, RSUD Soedono Madiun, dan RSUD Syaiful Anwar Malang. "Bagi yang tidak lulus seleksi jika sewaktu-waktu ada kebutuhan, pendaftar tersebut bisa langsung dipanggil,” tutur Khofifah. (Antara/Jawa Pos)


Penulis : Amri
Editor   : Amu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad