Pemkab Sidoarjo Alokasikan Rp 45 M untuk Warga Terdampak Covid 19 - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 13 April 2020

Pemkab Sidoarjo Alokasikan Rp 45 M untuk Warga Terdampak Covid 19

0 Viewers

CEK: Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengecek kesiapan APD di posko relawan covid-19 Galena kemarin
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin (kanan) mengecek kesiapan APD di posko relawan covid-19 Galena

 (FOTO: RADAR SIDOARJO)

Berita Rakyat, Sidoarjo- 
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama DPRD Sidoarjo mengalokasikan dana Rp 45 miliar (M) untuk warganya yang terdampak wabah corona virus (Covid) 19.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin kepada awak media, Senin (13/4/2020). Ia menyebut dari dana Rp 114 miliar yang telah dialokasikan, sebanyak Rp 45 miliar bakal difokuskan pada warga terdampak. Seperti warga kurang mampu, korban putus hubungan kerja (PHK), dan sebagainya.

Pemkab Sidoarjo suda memperolah kabar korban PHK sudah tembus 10 ribu orang. “Kita verifikasi terlebih dulu agar tidak tumpang tindih. Mereka itu yang memungkinkan mendapat bantuan. Dari pemerintah pusat atau dari alokasi anggaran yang disiapkan APBD Sidoarjo,” ujar Nur Ahmad.

Jika dana tersebut dirasa masih kurang, menurut dia bakal dialokasikan lagi. Pihak Pemkab sendiri akan menyiapkan dana sebesar Rp 84 miliar yang akan digunakan sebagai dana tambahan. 
Dana sebesar itu, jelas Nur Ahmad, sisanya akan difokuskan untuk penanganan Covid 19. Diantaranya untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), masker, disinfektan, dan sebagainya.
Dana itu berasal dari beberapa plot alokasi anggaran di sejumlah dinas. Yang pasti, bukan dana pemilihan kepala daerah. “Selain itu kami melihat perkembangan bantuan dari pihak swasta,” jelasnya. 

Sementara itu, dua warga Sidoarjo dinyatakan sembuh dan bisa pulang kemarin (10/4). Mereka sebelumnya mendapatkan perawatan di RKZ Surabaya. 
Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo Jumat (10/4) konfirmasi positif menjadi 21 orang. Tiga sembuh dan empat meninggal dunia. 14 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit (RS). 
Kepala Dinkes Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan dengan semakin banyaknya pasien, diprediksi Sidoarjo akan mengalami puncak pandemi pada Mei mendatang.

Pihaknya mengatakan masyarakat diminta dengan sangat supaya disiplin menjalani physical distancing dan menggunakan masker. “Kalau masih berkerumun, masih keluar rumah ya sulit (penyebaran) untuk dikendalikan,” tegas Syaf yang dilansir Radar Sidoarjo.


Penulis : Amri
Editor   : Amu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad