Polda Kepri Diminta Untuk Bersikap Tegas, Pemilik Kapal dan Udang Lobster Harus Diproses Hukum - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 09 November 2019

Polda Kepri Diminta Untuk Bersikap Tegas, Pemilik Kapal dan Udang Lobster Harus Diproses Hukum

0 Viewers

Berita Rakyat,  Medan ~ Para penegak hukum diminta untuk menangkap dan memeriksa para pemilik kapal dan pengekspor udang lobster ilegal di Batam.

Penegasan itu disampaikan oleh Ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) Pemantau Masyarakat Miskin Indonesia, Joni Marbun, Sabtu (9/11/2019). 

"Penangkapan kapal pembawa udang lobster tersebut harus diusut tuntas, " ujar Joni. 

Menurut Joni Marbun, pemilik kapal dan udang lobster bernilai ratusan juta tersebut diduga milik seorang pengusaha asal Batam berinisial AHA.

"Udang lobster tidang sembarangan di jual atau di ekspor. Produsen harus punya surat ijin yang sah, " jelas Joni.

Joni Marbun mengungkapkan, pada Kamis (7/11/2019) malam, telah terjadi penangkapan terhadap sebuah kapal yang membawa beberapa kotak udang lobster bersama 4 orang awak kapal. 

Ke 4 awak kapal tersebut selama ini diduga sebagai bagian dari sindikat penjual udang lobster. 

"Ke 4 oknum yang ditangkap itu selama ini diduga sebagai jaringan sindikat. Pemilik kapal dan udang lobster tersebut diduga milik seorang oknum berinisial AHA, " ungkapnya.

Selain itu, AHA yang disebut-sebut dekat dengan beberapa oknum aparat tersebut selama ini dikenal sangat lihai dalam menjalankan bisnis ilegalnya itu. 

"Apapun ceritanya hukum harus ditegakkan. Semua peraturan harus dijalankan. Yang bersalah tetap salah,  tidak ada yang kebal hukum seperti yang disampaikan Kapolri, " tegas Joni. 

Oleh karena itu, kita minta kepada Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) agar mengusut tuntas kasus penangkapan kapal dan udang lobster yang telah merugikan negara tersebut sampai ke akar-akarnya.

"Sebagai sosial kontrol, kita akan mengawal kasus ini. Oknum pemilik kapal harus di proses sampai ke pengadilan, " tandasnya. 


Penulis : Sofar Panjaitan 
Editor : Abdi

Tidak ada komentar:

Post Top Ad