Tolak Bantuan Menteri PPA, Kornas TRC PA Dekati Pengungsi Secara Persuasif - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 07 Oktober 2019

Tolak Bantuan Menteri PPA, Kornas TRC PA Dekati Pengungsi Secara Persuasif

0 Viewers

Berita Rakyat, Jakarta - Melihat situasi di Wamena belakangan ini, Korwil Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Wilayah Papua, membuat ormas ini ikut berpartisipasi dalam penanganan di Wamena, Papua.

Meski situasi konflik di Wamena sudah mereda dan kondusif salah satu Pendeta Nehemia Baker, menuturkan jika kondisi pengungsi di Nduga, Wamena semakin memprihatinkan.

"Warga tersulut emosi, bahkan ketika Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Yohana Yambise, datang ke wamena untuk menyalurkan bantuan kepada pengungsi “Nduga” namun di tolak oleh warga. Lanjut Nehemia, semua terjadi karena warga trauma atas kejadian sebelumnya bahwa bantuan dari pemerintah yang dikucurkan selama ini hanya dinikmati oleh pengungsi warga pendatang, Sehingga warga asli Wamena merasa di diskriminasi," Ujarnya (05/10/19).

Di tambahkan pendeta Nehemia Baker, sebaiknya secara keseluruhan kita harus melihatnya dari sudut kemsnusiaan, pengungsi di Nduga sudah sejak bulan Juli lalu mengalami ketidakstabilan. Apalagi situasi politik di Wamena saat ini memanas, sehingga kita harus berupaya pendekatan melalui hati, melalui pengurus Gereja. Warga asli Wamena merasa di diskriminasi, sehingga mereka buat konflik (Gap) yang memicu adanya permasalahan di Wamena.

"Sebaiknya kita dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) bersinergi dengan lembaga lain untuk bisa pendekatan dengan warga Wamena untuk mengatasi permasalahan. Kornas TRC PA Bunda Naumi menyarankan, untuk menghilangkan trauma pada warga Wamena sebaiknya menggandeng lembaga warga Asli Papua yang memahami karakter warga, dan kepada bapak pendeta Nehemia Baker korwil TRC PA segera berkoordinasi dengan TNI – POLRI, dan melaporkan situasi Nduga yang utamanya kondisi anak-anak,"  ringkasnya

Melaui attensi ini Bunda Naumi, selaku ketua Kornas Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) memohon kepada Bapak Kapolri dan PanglimaTNI untuk menugaskan khusus Polwan dan Kowad untuk mengadakan TRAUMA HEALING terhadap anak – anak pengungsi di Nduga, Wamena.

"Meminta kepada Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak TRC PA untuk dapat kondisikan dan menggalang dana melalui rekening TRC PA pusat, mengingat Jika bantuan berupa logistics akan terhalang dipengiriman (expedisi) yang cukup Mahal ongkosnya, sehingga berharap bantuan berupa uang untuk bisa beli logistik di Sana (Wamena).


Penulis : Ade

Tidak ada komentar:

Post Top Ad