Ketua Presidium IPW : Rekam Jejak dan Integritas Para Capim KPK Harus Dicermati Pansel. - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 29 Agustus 2019

Ketua Presidium IPW : Rekam Jejak dan Integritas Para Capim KPK Harus Dicermati Pansel.

0 Viewers

Berita Rakyat, Medan ~ Selama dua hari ke depan panitia seleksi (Pansel) KPK akan melakukan tes terakhir bagi Capim KPK, yakni memilih 10 dari 20 capim, yang nantinya akan diserahkan ke Presiden.

Dalam tes terakhir ini diharapkan Pansel jangan mau diintervensi oleh siapa pun, termasuk oleh oknum KPK and the Gang yang terus menerus membully dan memfitnah .

Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane  menilai, oknum KPK and the Gang tidak hanya membully Capim dari Polri, tapi juga membully Ketua dan anggota Pansel KPK dengan tuduhan tanpa dasar. Korban pembullyan yang terakhir adalah Irjen Darma Porengkun hingga Wakil Kepala BSSN itu terpental dari proses seleksi Capim KPK.

"IPW berharap pembullyan cukup sampai di Irjen Darma, selebihnya Pansel KPK jangan terpengaruh dengan manuver oknum KPK and the Gang, " tegas Neta.

IPW menilai, selama ini Pansel KPK sudah bekerja sangat transparan dan bisa dikontrol oleh publik. Semua pihak tahu bahwa Pansel bekerja sesuai dengan standar penilaian Capim yang terukur. Para Capim yang bakal mengikuti wawancara dan uji publik mulai hari ini pun bisa dipantau semua pihak, " terangnya.

Lanjut Neta, sebelum tes terakhir, rekam jejak dan integritas yang menjadi persoalan utama bagi capim KPK sudah dicermati dan diperhatikan dengan serius oleh semua anggota Pansel. IPW menilai, apa yang dilakukan Pansel sangat terukur, seperti calon dari organisasi dan institusi mana. Lalu rekam jejak-integritas menjadi hal yang paling utama yang diperhatikan Pansel, terutama terkait terorisme atau tidak.

Informasi tentang catatan perbuatan tercela dan perbuatan melanggar hukum, juga mendapat perhatian Pansel. Tapi jika masukan yang ada tanpa bukti yang jelas, tentu sama artinya dengan fitnah dan kriminalisasi terhadap capim, " jelas Neta

Jika ada pihak yang ingin membuat penilaian sendiri dalam proses seleksi Capim KPK, seperti yang dilakukan oknum KPK and the Gang, publik tinggal bertanya, "emangnya  mereka siapa" mau mengatur.

"Sebab itu IPW berharap   Pansel KPK maju terus ditugas terakhir ini, "tutup kuping" biarkan anjing menggonggong dan kafilah tetap berlalu agar lahir KPK dengan paradigma baru ke depan, " pungkasnya.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi

Tidak ada komentar:

Post Top Ad