OTT Oknum Ketua LSM Polda Sumatra Utara Jadi Sorotan Publik - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Juli 22, 2019

OTT Oknum Ketua LSM Polda Sumatra Utara Jadi Sorotan Publik

0 Viewers
Ilustrasi.
Berita Rakyat, Medan ~  Kasus penangkapan yang santer terkait OTT ketua LSM di kota Medan jadi sorotan dan perbincangan publik. Meski pihak Polda Sumatra Utara sudah membuktikan dalam keseriusan memberantas pungli masih mendapat sorotan masyarakat.

Pasalnya masyarakat Kota Medan yang selama ini menginginkan Kota Medan bersih dari segala bentuk Pungli dan korupsi malah memberi reaksi negatif pasca OTT oknum Ketua LSM yang terjadi beberapa waktu lalu. Seperti yang di sampaikan salah satu masyarakat kota medan kepada media ini.

"Kita mendukung program Presiden Jokowi dalam memberangus segala bentuk Pungli di setiap instansi di negeri ini, tapi Polisi harus bekerja sesuai dengan SOP, yang mengedepankan kebenaran sesuai fakta tanpa ada kepentingan, " pungkas Rudi. 

Sementara itu, pasca OTT oknum Ketua LSM tersebut, para pimpinan lembaga swadaya masyarakat (LSM) penggiat korupsi anti rasuah lintas nusantara buka suara.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Forum Rakyat Sumatera Utara (FORSU) Bob Faisal Nasution kepada Berita-rakyat.co.id. terkait permasalahan atas penangkapan OTT tersebut. Dirinya memberikan apresiasi kepada Tim Saber Pungli Polda Sumut terkait berita OTT seperti judul koran di Sumut24 kemarin.

Ditambahkan Bob Faisal Nasution, disatu sisi judul tersebut terdengar sangat rancu, dimana pemberitaan dan terjadinya penangkapan terkesan lamban dan janggal. 

"Jika persoalan ini sesuai dengan judul operasi tangkap tangan (OTT), ini OTT nya terkait apa " kata Faisal (21/07/19.

Menurutnya, jika memang persoalam ini benar adanya pemerasan ini harus di transfaransikan ke publik duduk persoalan yang sebenarnya, dan apa yang menjadi objek terjadinya pemerasan harus jelas.

"Jadi kita semua mengetahui fakta kebenaranny, serta persoalan pemberitaan yang lamban diberikan ke khalayakjuga harus dipertanyakan. Mengapa tanggal penangkapan sesuai dengan hasil dari surat pelaporan dan penangkapan pada faktanya dihari dan tanggal yang sama, inikan sepertinya janggal, " jelas Bob Faisal. 

Lanjut Faisal, yang jadi objek juga harus diperiksa oleh Ditkrimsus Polda Sumut, apakah benar ada kerugian negara terkait dugaan korupsi pada kegiatan pemeliharaan jalan tersebut.

Terpisah Direktur Executive BaraApi Indonesia, Mist Dany Damanik, SE, dirinya sangat mendukung upaya penegakkan hukum yang dilakukan oleh Poldasu terhadap OTT oknum Ketua LSM, pada tanggal 4 Juli 2019 beberapa waktu lalu, adanya pemerasan terhadap instansi Dinas PU Bina Marga Sumut pada pekerjaan pemeliharaan rutin jalan provinsi TA 2018. 

"Sebagai aktivis saya sangat prihatin dengan permasalahan ini. Untuk itu  saya dan beberapa aktivis anti rasuah akan membentuk suatu wadah baru, yaitu Aliansi Aktivis Anti Rasuah Sumatera Utara. Guna mengawal proses pengembangan akan dugaan pemerasan tersebut," ungkapnya.

Saya berharap Polda Sumut dapat mengusut tuntas kasus ini secara transfaran, proporsional dan profesional, pinta Mist Damanik. 

Hingga berita ini di unggah pihak Polda Sumatra utara belum memberikan keterangan secara resmi terkait adanya OTT oknum LSM kota Medan. Masyarakat hingga kini mengharapkan kepada pihak Tim Saber Pungli juga harus membongkar motif dibalik dugaan pemerasan tersebut, demi tegaknya supremasi hukum sesuai dengan yang dicanangkan Presiden Jokowi untuk mengikis habis perbuatan melawan hukum, yaitu Pungli dan korupsi.


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi

Tidak ada komentar:

Post Top Ad