GMKI Desak Presiden Jokowi Cabut Izin 5 Perusahaan Perusak Ekosistem Danau Toba - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 27 Juli 2019

GMKI Desak Presiden Jokowi Cabut Izin 5 Perusahaan Perusak Ekosistem Danau Toba

0 Viewers

Berita Rakyat, Medan ~ Puluhan massa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan, mendesak Presiden Jokowi mencabut izin lima perusahaan yang diduga menjadi penyebab rusaknya ekosistem di kawasan Danau Toba.

Massa yang berjumlah puluhan orang yang  dipimpin Korlap Hendra Manurung tersebut berorasi persis di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (26/7/2019).

"Cabut seluruh izin perusahaan perusak Danau Toba seperti PT. Alegrindo, PT Aquafarm, PT. TPL, PT Japfa dan PT. Taman Simalem Resort (TSR) ," ujar  Hendra Manurung.

Massa GMKI menyerukan, Presiden Jokowi agar meninjau ulang Pepres No. 49 tahun 2016 karena dinilai tidak sesuai dengan tujuan pengembangan kawasan Danau Toba. Selain itu juga  mendorong Pemerintah Kabupaten untuk memperioritaskan upaya  pelestarian kawasan Danau Toba.

"Presiden Jokowi harus mencabut dan tidak menerbitkan lagi izin baru kepada perusahaan yang berpotensi merusak lingkungan dan ekosistem yang ada di kawasan Danau Toba," pintanya.

Massa GMKI yang kesal karena aspirasinya tidak ada yang menerima,  akhirnya mengoyang-goyang pintu pagar Kantor Gubernur Sumut, hingga mengakibatkan hiasan pintu pagar rusak dan patah.

Saat suasana aksi yang semakin panas, massa GMKI akhirnya diterima Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Pemprovsu, Salman. 

Salman meminta kepada massa GMKI agar dalam penyampaian aspirasi harus sesuai dengan prosedur, pihak Pemprovsu siap menerima dengan bentuk tertulis.

Setelah sekian lama  berdialog dengan pihak Humas Pemprovsu, massa GMKI Cabang Medan akhirnya membubarkan diri dengan tertib. 


Penulis : Sofar Panjaitan
Editor : Abdi

Tidak ada komentar:

Post Top Ad