Cerita Dibalik Rutan, WBP Mengikuti Pelatihan Kemandirian 1 Bulan. - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 21 Maret 2019

Cerita Dibalik Rutan, WBP Mengikuti Pelatihan Kemandirian 1 Bulan.

0 Viewers
Foto : Ist.
Berita Rakyat, Lotim, NTB - 
Pendidikan dan Pelatihan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berlangsung.


Demikian dikatakan Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Selong Lotim, Arya Galung saat dikonfirmasi berita-rakyat.co.id disela- sela kesibukannya, sembari Kepala Rutan yang berwajah ganteng ini mengajak BR jalan keliling dalam Rutan untuk menyaksikan secara langs ung sejumlah aktivitas WBP/Rutan Selong, Rabu (20/03).



Kepala Rutan yang santun ini menjelaskan pendidikan dan pelatihan kemandirian WBP yang saat ini masih berlangsung.



"Peserta pendidikan dan pelatihan kemandirian sebanyak 48 orang terdiri dari laki laki dan perempuan WBP ditambah sejumlah Darmawanita Rutan Selong turut serta dalam kegiatan yang digelar selama sebulan," terang Arya Galung.


Alumni Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta tahun 2000 ini menambahkan pendidikan dan pelatihan kemandirian WBP dibagi menjadi 3 ke lompok, yaitu kelompok pengolahan hasil pertanian, kelompok pelatihan menjahit dan kelompok pelatiham meubelair yang menjadi produk unggulan," jelasnya.


Dari 3 kelompok tersebut semua memiliki mentor/pelatih profesional yang di datangkan dari luar.

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Rutan Selong dengan Balai Latihan Kerja Indonesia ( BLKI) pusat Jakarta dan Loka Latihan Kerja (LLK) Lotim ditambah ASN Kemen kumham NTB yang terlatih," beber Arya, (20/03).


Dengan harapan, jika WBP telah berakhir masa hukumannya, para WBP dapat memanfaatkan ilmu yang diperolehnya untuk dapat mengembangkan usahanya ditengah masyarakat jika hukumannya telah berakhir," kata suami ibu Ramlawati,SE ini.



"Ada tempat Cuci Mobil dan Motor. Ada pengisian ulang Air Minum dan sudah uji Laboratirium dari Dinas Kesehatan," ungkap Ayah dari 2 orang anak yang hobi olahraga tennis ini.



Di dalam Rutan selong ada Lapangan Volly, Takraow, Bulutangkis, Tennis Lapangan,  Tenismeja dan lain lain termasuk tempat ibadah. Dan ada pula tempat khusus mainan anak - anak," pungkas Kepala Rutan yang murah senyum itu.


Putra Indonesia kelahiran Mataram NTB ini mengingatkan kepada masyarakat terutama kaum millenil untuk menjauhi narkoba.


"Diharapkan kepada remaja kaum muda agar lebih kreatif berusaha kearah yang positif karena masa depan ada ditangan anda dan ingat agar menjauhi narkoba," tuturnya.


Dan juga, kepada pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih kepada WBP/Rutan Selong karena WBP ini adalah aset juga bagi kita karena WBP membutuhkan perhatian," lanjutnya.


Ditempat sama WBP, Rani Puspita mengaku senang  mengikuti pendidikan dan pelatihan kemandirian yang di gelar Rutan Selong.



WBP Rani Puspita yang terlibat perkara tindak pidana Narkoba itu sangat bersyukur dengan, terimakasih kepada Kepala Rutan Selong dan jajarannya yang telah memberikan kesempatan yang baik ini untuk mengikuti pelatihan kemandirian," imbuhnya.



Wanita yang mendapat hukum pidana selama 8 tahun penjara itu mengaku dengan adanya aktivitas pelatihan, WBP merasa tidak jenuh di dalam Rutan, sembari Rani Puspita minta kepada wartawan berita-rakyat.co.id untuk tidak naikkan fotonya dimedia massa, Tabu (20/03/19).



Terpisah, WBP/Rutan Selong nama  Bambang Haryono mantan Kades disalah satu desa  Lotim menyatakan kegembiraannnya dapat mengikuti pelatihan kemandirian ini karena sangat bermanfaat," akunya.



Pria yang terlibat tindak pidana korupsi itu mengaku banyak terobosan - terobosan dari Kepala Rutan Selong Arya Galung yang sangat bermanfaat bagi WBP.



Antara lain sebut pria yang mendapat hukuman pidana penjara selama 2 tahun 5 bulan itu yaitu terobosan sangat positif berbentuk program yang menyangkut pembinaan mental, ceramah agama maupun keterampilan shingga penghuni Rutan bisa bernafas lega,jika selesai me njalani hukuman pidana, tentu sudah ada bekal keahlian sesuai aitem yang diikuti dalam pelatihan ini untuk masa depan bersama keluarga," tutupnya. 



Penulis : Taqwa
Editor : Yasyu

Tidak ada komentar:

Post Top Ad