Merasa di Zolimi Pedagang Pasar Melonguane Demo DPRD Talaud. - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 21 Februari 2019

Merasa di Zolimi Pedagang Pasar Melonguane Demo DPRD Talaud.

0 Viewers
Ist.
Berita Rakyat, Taulud - Kurang lebih 30 orang Pedagang Pasar Melonguane  Kabupaten Talaud Melakukan Aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Talaud Rabu 20/2/2019 sekitar PKL 08 :45 WITA.  Para pengunjuk rasa menuntut pemerintah dalam hal ini Dinas Perindag Kab. Kepl. Talaud untuk segera meninjau kembali pemberian LAPAK untuk para pedagang yang diduga tak masuk dalam daftar pedagang yang berhak menempati lokasi pasar yang baru.  

Berharap para pedagang pasar melonguane di pasar yang baru di sediakan pemerintah ini terasa sirna seketika. Para pedagang yang sudah bertahun - tahun menempati  pasar yang lama, berharap bisa kebagian lokasi di pasar yang baru ini. 
Namun kenyataan berkata lain sebagian besar para pedagang yang menempati pasar yang lama, tidak mendapat kebagian lapak dengan alasan seluruh lapak yang ada di pasar yang baru sudah di penuhi pedagang. 

Toni mamentiwalo salah satu pengunjuk rasa kepada media ini mengakui dimana sampai saat ini mereka tidak bisa merasakan bantuan serta fasilitas di pasar yang baru karna sudah terisi oleh beberapa pedagang yang sebelumnya tidak memiliki lapak di pasar yang lama.

Sambangi kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud 20/2/2019 pengunjuk rasa tidak dapat menyampaikan aspirasi mereka karena yang ada di kantor hanya ASN Sekretariat DPRD Kepulauan Talaud. Para Anggota Dewan Yang Terhormat berada di Luar Daerah tandas salah satu ASN.

Mereka janji akan terus menyuarakan aspirasi mereka sampai ke bupati agar di perhatikan. harap para pengujuk rasa.

"Setelah di konfirmasi dengan Kepala Dinas Perindag Talaud (Femmy Sarundaitan) di ruang kerjanya, beliau mengatakan dan menjelaskan bahwa keberadaan pasar baru di kelurahan melonguane timur yang berbatasan dengan desa mala itu sangat memadai dan sekiranya kalau seluruh pedagang pasar lama ini mau tuk di pindahkan akan terpenuhi semua.

Penindakan yang diambil sekarang ini sudah melalui prosedur bahkan sudah di sosialisasikan beberapa kali dari tahun kemarin (2018) tandasnya.
Namun masih banyak pedagang yang belum memindahkan barang dagangannya ke pasar baru padahal sudah di sediakan tempat secara gratis tanpa pungutan apapun kata kadis perindag talaud yang dikonfirmasi media ini pada kamis ( 21/2/19).

Penulis : Tìan
Editor : Aneu

Post Top Ad