Keunikan Senjata Tradisional Jawa, Gus Zaenal : Keris sebagai Simbol Budaya - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 24 Februari 2019

Keunikan Senjata Tradisional Jawa, Gus Zaenal : Keris sebagai Simbol Budaya

0 Viewers
Gus Zaenal memegang salah satu koleksi keris/Yuwana Irianto

Berita Rakyat, Semarang - Kolektor senjata tradisional Jawa 'Keris' asal Desa Gulang Pojok, RT 01 RW 01 Harjowinangun, Kecamatan Godong, Grobogan, Jawa Tengah, membeberkan makna dan pesan yang terkandung dalam keris yang dikoleksinya, Minggu (24/2/2019).

Beragam jenis keris dari berbagai kerajaan di tanah Jawa telah dikoleksi Gus Zaenal. Ratusan senjata tersebut memiliki model serta karakteristik yang berbeda, bahkan dari ciri khusus (bagi yang ahli), keris dapat diketahui kapan keris itu dibuat oleh sang empunya.

Menurut sudut pandang Gus Zaenal, pusaka keris sebagai satu sistem simbol atau washilah (perantara sukses,  red) yang sangat individual. Bahkan pusaka keris merupakan salah satu produk budaya yang masih bertahan melampaui bentangan waktu ribuan tahun yang dianggap memilki fungsi spiritual atau sakral.

"Keris juga memiliki makna sebagai arti khusus. Pemaknaan keris sebagai sifat kandel yang bermakna sebuah pusaka (tosan aji, red) yang sangat personal bagi pemiliknya. Dengan begitu, eksistensi keris bermakna sinengker (bahasa Jawa, artinya bersifat rahasia). Keberadaannya sudah tentu tidak bakalan ditunjuk kepada sembarang orang tertentu," jelas Gus Zaenal yang juga seorang Dai.

Yang menarik dari keris, para empu dalam pembuatannya mengetahui secara detail dan karakter setiap keris yang dibuatnya, serta mengetahui model, hingga pernak-pernik ornamental (ricikan) kecil hiasannya.

Keris memilki makna masing-masing sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan oleh sang empu, baik itu keris lurus (lajer) maupun yang memiliki lekuk (luk).

"Yang jelas, bila benda sudah diberi muatan nilai, akan memiliki nilai subyektivitas tersendiri," sambung Gus Zaenal.

Ia juga mengatakan bahwa, pemimpin negara yang memiliki karismatik yang tak pernah luput dari peran pusaka, yang dinilai memiliki nilai spiritualis adalah presiden RI pertama yakni Ir Soekarno, yang dikenal sebagai seorang yang visioner dan rasional.

Kendati demikian, kehidupan sehari-hari sang proklamator tersebut tak luput dari hal-hal yang bersifat spiritual dan budaya. Bung Karno, dipercaya memiliki sejumlah benda pusaka. Bahkan, tongkat komando yang dimilikinya dipercaya merupakan salah satu pusaka. Tongkat komando yang biasa ditenteng Bung Karno yang terbuat dari kombinasi kayu, gading dan perak berukir itu berisi sebilah tombak kecil yang sakti mandraguna.

"Selain tongkat komando, Bung Karno juga dipercaya memiliki sejumlah keris pusaka. Sebilah keris berwarangka sandang walikat berlapis silih asih emas dan perak," bebernya.

Kemudian presiden ke dua RI, Soeharto, tambah Gus Zaenal, beliau akrab dengan dunia kebatinan dan kejawen. Kabar 'keakraban' Soeharto dengan hal-hal klenik bisa dibuktikan dengan banyaknya ia (Soeharto) memiliki benda-benda pusaka. Bahkan diperkirakan tak kurang dari sekitar 2000 Pusaka yang sudah dimiliki Soeharto.

Gus Zaenal sendiri memaparkan beragam keris yang dikoleksinya, diantaranya yakni Keris Berdapur Sengkelat, Keris Sabuk Inten, Keris Pendowo Lare, Keris Tilam, Keris Brojol, Keris Kebolajer dan lain-lain.

Keris-keris tersebut memiliki pamor beragam, mulai Pamor Udan Mas Tiban, Pamor Belarak Sineret, Pamor Beras Tumpah, Pamor Ngulit Semongko, Pamor Lintang Kemukus serta masih banyak lagi.

Dari beberapa pusaka yang dimiliki beliau, pernah dipakai beberapa pejabat pada saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan para pelaku bisnis untuk memenangkan tender-tender proyek, bahkan artis ibu kota pernah memesan keris koleksinya.

"Benda yang memiliki kesakralan, dapat menjadi washilah (perantara) tabir kesuksesan bagi masyarakat dan segala profesi pekerjaan," ungkapnya.

Penulis : Yuwana Irianto
Editor : Hary

Post Top Ad