Terkait Surat Tanah Yang Dimiliki Warga Tambak Wedi, Hj. Faridha Bersumpah Tidak Pernah Tanda Tangan - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Selasa, 16 Mei 2017

Terkait Surat Tanah Yang Dimiliki Warga Tambak Wedi, Hj. Faridha Bersumpah Tidak Pernah Tanda Tangan

0 Viewers
Foto: Hj. Faridha Yang Didampingi Pihak Lurah Tambak Wedi Doddy Syamsudin (15/05).

Berita Rakyat Surabaya – Setelah beberapa pekan disebut-sebut sebagai oknum kelurahan Tambak Wedi Surabaya, H.Faridha menunjukan batang hidungnya dihadapan awak media pada, Senin (15/05). Dengan didampingi pihak lurah Tambak Wedi Doddy Syamsudin, dirinya menjelaskan mengucapkan sumpah Demi Allah layaknya sumpah seribu tiga kepada berita rakyat terkait tudingan kepada dirinya atas raibnya tanah milik H.Badrul Munir hingga terjual ke-pihak lain.

“Saya demi Allah, demi Rosulullah. Tidak pernah melakukan itu semua, seperti yang diberitakan dikoran dan di-media online. Disini saya hanya staf kelurahan dan saya tidak pernah menandatangani penjualan tanah apapun milik H.Badrul Munir,” kata Faridha.

Disinggung terkait pernyataanya dirinya kepada ahli waris H.Badrul Munir bahwa buku kretek kelurahan hilang dan surat-surat yang dimiliki ahli waris dinyatakan palsu dan tidak terdaftar di kelurahan. Tidak hanya itu pihak warga juga banyak yang merasa membeli tanah melalui pengembang dan Faridha fakta-nya warga membeli tanah milik orang lain yakni H.Badrul Munir.

Faridha menepis semua itu, Ahli waris yang mana datang ke-saya, saya tidak pernah bertemu ahli waris H.Badrul Munir selama ini, buku kretek kelurahan ada. Saya tidak pernah menyatakan buku kretek hilang kepada siapapun. Semua data kelurahan sudah di bawa pihak pemerintah kota Surabaya, jadi tanyakan langsung saja ke pihak pemkot.  tutur Faridha (15/05).

Foto: Bukti Surat Milik Warga Yang Dibeli Dari Kelurahan Yang Objek Bidang Tanahnya Adalah Milik H.Badrul Munir.

Masih kata Faridha, warga yang mana! Yang saya tipu suruh datang ke-saya. Saya tidak pernah tanda-tangan jual beli surat tanah. Sumpah demi Allah saya tidak melakukan itu semua, tandasnya kepada berita rakyat.

Sementara itu Doddy Samsyudin meminta kepada wartawan agar memberitakan yang baik terkait kelurahannya,” diberitakan yang sesuai ya mas !! Jangan sampai ada yang dikurangi,” (15/05). Pinta lurah Tambak Wedi Surabaya.

Ironis pernyataan pihak kelurahan H.Faridha yang mengaku tidak pernah terlibat dan tanda tangan langsung dalam jual beli tanah milik H.Badrul Munir fakta dilapangan menunjukan jika dirinya benar-benar terlibat. Dengan temuan data sebuah surat yang tertera tanda tangan H.Faridha dan lurah terdahulu yakni Musdar nampak jelas yang dimiliki warga yang membeli tanah dari para pengembang, namun warga tidak menyadari jika menjadi korban selama ini (At).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad