Setelah Buat Resah Warga, Satpol PP Turun Kelokasi Tanah Tambak Wedi - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

iklan dalam berita

Senin, 15 Mei 2017

Setelah Buat Resah Warga, Satpol PP Turun Kelokasi Tanah Tambak Wedi

0 Viewers

Foto: Anggota Satpol PP & Anggota TNI Meninjau Lokasi Tanah Yang Diklaim Pemkot Surabaya.

Berita Rakyat Surabaya – Setelah warga resah atas ketidak pedulian pihak kelurahan Tambak Wedi dan Pemerintah Kota Surabaya terkait sengketa tanah tambak wedi yang kurang lebih 30 hektar diduga dicaplok dengan cara mengklaim dan memasang papan milik aset pemerintah kota surabaya oleh pihak oknum kelurahan.

Dengan alasan warga resah puluhan Satpol PP gabungan dari kecamatan Kenjeran  dan Satpol PP Pusat Kota Surabaya, membuat suasana mencekam dihadapan masyarakat sekitar. Hingga memancing warga  berbondong-bondong untuk  melihat adanya kedatangan anggota Satpol PP  dan pihak TNI turun kelokasi tanah Tambak Wedi yang diklaim kedua belah pihak antara pemerintah kota Surabaya dengan ahli waris H. Badrul Munir (almr).


“Kita hanya meninjau dan ngecek ke lokasi atas perintah atasan untuk mengambil dokumentasi.” Ucap Ubet panggilan akrab Kasi trantip kecamatan Kenjeran, (15/05).

Terpisah, melalui Kabid Pengendalian  Operasional Satpol PP Kota Surabaya Ndari, kepada berita rakyat (15/05).

“Kami sudah turunkan surat perintah melalui Satpol PP Kecamatan untuk melanjutkan keresahan yang dirasakan masyarakat sekitar terkait permasalahan tanah dan bangli (bangunan liar) di sekitar jalan tambak wedi, kami hanya menertibkan jika bangunan atau usaha yang ilegal apalagi berada di tanah milik pemkot Surabaya.” Pungkas Ndari.

Sementara itu H.Munawar Jailani 46th, menjelaskan atas kedatangan anggota Satpol PP sangat senang dan merespon kepada berita rakyat.

“Bagus atas kedatangan anggota Satpol PP dan pihak TNI, selama ini pihak ahli waris H.Badrul Munir sudah berkali-kali mendatangi kelurahan dan pemkot Surabaya. Namun sampai detik ini tidak ada tanggapan sehingga kita menduduki dan mendata tanah aset milik ahli waris yang diklaim oleh pemkot Surabaya.” Terang Munawar (15/05).

Ditambahkan Munawar, biar kita adu dengan surat petok yang kami miliki keluaran tahun 1974. Jadi biar terungkap semua siapa yang benar dan siapa yang salah. Ahli waris juga berniat ingin membantu warga yang sudah banyak ditipu oleh oknum kelurahan Tambak Wedi dan kroni-kroninya, (At).



Tidak ada komentar:

Post Top Ad