Polres Malang Kota Pamer Tangkapan Spesialis Curanmor - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Maret 29, 2017

Polres Malang Kota Pamer Tangkapan Spesialis Curanmor

0 Viewers

Foto: Kasat Reskrim Polres Malang Kota Menunjukan Para Pelaku dan Barang Bukti Hasil Tindak Kejahatan.

Berita Rakyat Surabaya - Berkat kejelian anggota kepolisian tim reskrim Polres Malang kota, jajaran berhasil melakukan pengembangan dari laporan masyarakat yang masuk ke Polres Malang kota dan Polsek-Polsek di bawahnya. Keberhasilan anggota telah mengamankan sepuluh pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Rabu (22/03).

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Heru Dwi Purnomo SIK yang dikenal mantan kasat reskrim Gresik ini, mengungkapkan kepada berita rakyat. Pihaknya berhasil mengamankan sepuluh orang yang terbagi dalam empat jaringan pelaku, dimana salah satu pelaku yang diketahui residivis terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat hendak ditangkap.

“Rata-rata mereka beraksi di rumah kos dan parkiran dengan total 53 lokasi pencurian di Malang Raya. Dan saat ini diamankan 11 sepeda motor hasil curian, dan masih ada sekitar 50 lagi yang sedang dalam pengembangan pencarian petugas,” ujar Akp. Heru Dwi Purnomo SIK.

Menurut Kasat Reskrim Polres Malang Kota ini, empat jaringan pelaku curanmor ini beraksi masih dengan menggunakan modus yang sama seperti biasanya yakni dengan menggunakan kunci palsu atau kunci T saat mengambil kendaraan korban.

“Kendaraan sebagian besar dijual ke daerah Lumajang dengan harga berkisar antara Rp.2 juta-Rp3,5 juta. Saat ini kami masih mengembangkan kasus ini untuk mencari tambahan kendaraan korban dan tambahan pelaku,” (22/03). pungkasnya.

Sebagian pelaku yang ditangkap antara lain Trisno (41), warga Pusung Pasrepan, Imron (27), Kertosentono kedapatan barang bukti Motor Satria FU beraksi dua lokasi, Ali Imron alias Buron (37), asal Lumajang yang beraksi di 25 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang ditembak kaki kirinya, Agus alias Antok (40) warga Bandulan gang V yang merupakan kakak Ali Imron yang sudah beraksi di 24 TKP, Dwi D. (28) warga dusun Langsepan Pasuruan yang berperan sebagai penadah dari 24 TKP, Lestari W, warga Muharto III A yang beraksi di 4 TKP.

Untuk mempertanggung jawabkan tidakan para pelaku kini mereka mendekam di tahanan untuk diproses dan menjalani hukuman di Mapolres Malang Kota (AT).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad