Polda Jawa Timur Sapu Bersih Pungli Ditubuh Pemerintah - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Maret 24, 2017

Polda Jawa Timur Sapu Bersih Pungli Ditubuh Pemerintah

0 Viewers
Foto: Hasil Tangkapan Tim Satgas Saber Pungli Polda Jawa Timur.

Berita Rakyat Surabaya -  Satgas Saber Pungli Polda Jatim berhasil ungkap 125 tersangka dan 63 perkara pungutan liar dan korupsi, sejak lima bulan terakhir terhitung mulai 4 November 2016 sampai 23 Maret 2017, Satgas Saber Pungli Polda Jatim patut diberi apresiasi atas keberhasilan pengungkapan kasus pungli yang semakin merajalela hingga hampir tidak tersentu oleh hukum.

Kali ini Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin memamerkan sejumlah kasus yang di ungkap berkat anggota dilapangan, dihadapan sejumlah wartawan, “Operasi tersebut dilakukan Polda Jatim bersama Polres jajaran yang berhasil menangkap tersangka dalam kasus korupsi alokasi dana desa (ADD), pungutan liar pengurusan administrasi di sejumlah instansi pemerintah, dan pemerasan.” Terangnya.

Dari tangan 125 tersangka tim Saber Pungli telah mengamankan barang bukti uang Rp 2,6 miliar, 3 buah mobil, 8 motor, 124 gram emas dan beberapa alat elektronik. Dari 63 kasus itu sudah ada 3 kasus yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan dan sisanya masih dalam proses penyidikan," ujar Machfud di Mapolda Jatim, Jumat (24/3/2017).


Kapolda juga berharap, setelah kasus ini diekspose, praktik pungutan liar sudah berhenti dan tidak ada lagi pejabat yang coba-coba korupsi dana rakyat.

"Target kami setelah ini tidak ada lagi yang tertangkap. Tujuan dari ekspose ini sebagai bentuk pesan preventif kepada semua orang," ujarnya.

Sementara itu, nilai barang bukti hasil operasi tim Saber Pungli yang paling mencolok dari 34 kabupaten dan kota adalah Kabupaten Sampang yang berhasil diamankan uang penyelewengan dana desa sebesar Rp 1,5 miliar yang melibatkan dua camat.

Para tersangka dikenakan pasal 12 huruf e dan f UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar, (AT).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad