KORAMIL 0821/07 RANDUAGUNG AJAK WARGA BERSIHKAN LINGKUNGAN HINDARI WABAH DB - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Maret 28, 2017

KORAMIL 0821/07 RANDUAGUNG AJAK WARGA BERSIHKAN LINGKUNGAN HINDARI WABAH DB

0 Viewers
Foto: Anggota Koramil Randuagung Bersama Warga.

Berita Rakyat Randuagung - Koramil 0821/07 Randuagung  berperan aktif terhadap lingkungan dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di desa Buwek wilayah kecamatan Randuagung, bersama Puskesmas dan masyakat setempat melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) agar tidak terjangkit DBD atau Demam Berdarah Dengue. Untuk pembasmian jentik nyamuk. Senin, (27/03).

Danramil 0821/07 Randuagung Kpt Arm Aji Joyo Kumoro menghimbau kepada seluruh  lapisan masyakat melalui Babinsa untuk meningkatkan peran serta dalam pemberantasan DBD secara Mandiri dan Berkesinambungan. Menurut Danramil 0821/07 Randuagung Kapten Arm Aji Joyo Kumoro kepada berita rakyat.

“Pencegahan penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian lingkungannya, yaitu nyamuk aides aegypti. Dan pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat baik secara lingkungan, biologis maupun secara kimiawi,” tuturnya.

PSN pada dasarnya merupakan pemberantasan jentik atau mencegah agar nyamuk tidak dapat berkembang biak. Pada dasarnya PNS ini dapat dilakukan dengan pola 3 M, yaitu menguras, menutup dan mengubur, imbuhnya.

penanganan DBD  dibutuhkan peran Aktif masyarakat untuk menekan merebaknya Nyamuk DBD tersebut semoga pada pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk berikutnya dapat dilakukan secara Terpadu ini demi mewujudkan Kec. Randuagung terbebas Dari Endemik DBD dan  masyarakat sehat sentosa, pungkas Danramil.


Demikian Juga ungkapan Kepala puskesmas Randuagung dr. Hany Setyawati juga menegaskan, “ hal yang serupa dengan apa yang disampaikan Danramil Randuagung, bahwa Pengendalian secara biologis adalah pengandalian perkembangan nyamuk dan jentiknya dengan menggunakan hewan atau tumbuhan. seperti memelihara ikan cupang pada kolam atau menambahkannya dengan bakteri Bt H-14. Tegas dr. Hany.

Hany pun menambahkan, pengendalian secara kimiawi merupakan cara pengandalian serta pembasmian nyamuk serta jentiknya dengan menggunakan bahan-bahan kimia. Cara pengendalian ini antara lain dengan Pengasapan/fogging dengan menggunakan malathion dan fenthion yang berguna untuk mengurangi kemungkinan penularan Aides aegypti sampai batas tertentu dan Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air, tambahnya. (AT/pendam).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad