DIDUGA KORBAN KRIMINALISASI, POLSEK CERME DI GERUDUK WARTAWAN - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Maret 16, 2017

DIDUGA KORBAN KRIMINALISASI, POLSEK CERME DI GERUDUK WARTAWAN

0 Viewers
Foto: Sejumlah wartawan di depan Mapolsek Cerme Gresik.




Berita Rakyat Gresik - Aksi solidaritas sejumlah wartawan dari berbagai elemen Media, Lsm dan Organisasi yang tergabung dari kota Surabaya kompak, kamis, (16/03). Geruduk kantor mapolsek Cerme kota Gresik Jawa Timur, sekitar 80 wartawan menggelar aksi kekesalanya di mapolsek meminta kepada pihak kepolisian segera melepas dua rekan seprofesinya yakni Santoso,(39). Asal Gempol Kurung, Kec. Menganti, Gresik. Dan Dedi Suwanto,(25). Warga  Munggugianti, Kec. Benjeng, Gresik.

Penyebab  kekesalan dari sejumlah wartawan itu, diketahui pihak kapolsek diduga telah melakukan tindak kekerasan terhadap dua rekan wartawan yang ditangkapnya. Mengetahui jika ada informasi akan ada sejumlah wartawan mendatangi mapolsek dan  tidak menerimakan prilaku kapolsek kepada kedua rekannya, pihak kepolisian langsung memulangkan sementara kedua wartawan tersebut agar tidak terjadi ketegangan.

Statemen apa pun dan  takut dipelintir biarkan pihak kepolisian bekerja secara profesional pada saat gelar nanti.

" Pada prinsipnya biarkan kami bekerja secara Profesional mas, tunggu sampai hari Jum'at besok nanti akan kami gelar perkaranya di Polres Gresik,” (16/03). Tutur mantan Kanit Reskrim Polrestabes Surabaya ini.

Ironis saat kedua wartawan tersebut ditangkap, salah satu keluarga  Santoso bernama Suharsono saat di dikonfirmasi. Dirinya menceritakan, Sampai hari ini tidak ada pemberitahuan dari kepolisian jika keluarga nya di tangkap, dari informasi media mengetahui jika keluarganya ditangkap polisi.
 “Sampai saat ini pihak keluarga masih belum menerima surat penangkapan maupun surat pemberitahuan penahanan dari Kepolisian,” terang Suharsono yang saat itu mendampingi istri Pelaku Santoso sambil menangis (15/03).

Perlu diketahui informasi yang berkembang bahwa dinas pendidikan kota Gresik diduga rentan sarang pungli terhadap murid didiknya,  namun entah bagaimana? pihak aparat penegak hukum yakni Polri terkesan tutup mata jika diwilayah hukum nya banyak penyimpangan khususnya sekolah-sekolah wilayah Gresik.

Wartawan atau awak media yang menjalankan profesinya sebagai kontrol sosial, dianggap sebagai momok atau penghalang aksi untuk meraup keuntungan pihak UPT Cerme Gresik. Kuat diduga dengan cara mengkriminalisasi atau menjebak wartawan yang bertugas, dengan  tujuan dan maksud agar tidak ter-ekspose atau memberitakan  kebobrokan kepada publik dalam mencari keuntungan dengan cara menjual apapun kepada siswanya, Santoso dan Dedik menjadi tumbal korban kriminalisasi pejabat sekitar  (AT).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad