BERKAT TIM ANTI BANDIT POLRESTABES SURABAYA, ISU PENCULIKAN ANAK HOAX - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Maret 22, 2017

BERKAT TIM ANTI BANDIT POLRESTABES SURABAYA, ISU PENCULIKAN ANAK HOAX

0 Viewers

Berita Rakyat Surabaya -  Kota Surabaya beberapa hari ini marak dengan beredarnya isu penculikan anak dibawah umur, sebagian masyarakat Surabaya sempat khawatir dan waspada kepada putra-putrinya yang bakal menjadi sasaran para pelaku penculikan . 

Kali ini kabar isu tersebut sudah  dipecahkan oleh tim anti bandit Polrestabes Surabaya, dengan tertangkapnya Joko Suparmanto oleh tim anti bandit Polrestabes Surabaya isu yang selama ini beredar ternyata HOAX (bohong), dari hasil penyidikan terhadap salah seorang yang diduga sebagai Pelaku Penculikan anak yang bernama Joko Suparmanto inilah isu tersebut terjawab, Selasa (21-03-2017).

Diketahui Korban Beatrix Yuliana Astika memang berinisiatif untuk pergi dari rumahnya, Karena selalu dimarahi dan selalu berbeda pendapat dengan Ayahnya. Oleh karena itu, Joko menawarkan korban untuk pergi ke Palangkaraya dan membelikan ticket pesawat. Setelah korban mau diajak pada tanggal 10 Februari 2017 saat Beatrix akan masuk sekolah di antar Ayahnya, Beatrix tidak mengikuti pelajaran sekolah. 

Setelah ayahnya pulang mengantar, Beatrix bergegas keluar dan langsung naik Gojek menuju Bandara Juanda Terminal 1 tujuan Palangkaraya dengan naik Pesawat Citilink dengan kode boking yang telah di kirim oleh Joko via WA dari HP.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, Orang yang ditangkap Polsek Genteng beberapa hari lalu yang isunya telah menculik seorang anak yang bernama Beatrix Yuliana Astika yang duduk dikelas XII SMK Katholik Mater Amabilis itu tidak benar, Tutur Kasatreskrim.

" Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya telah berhasil menemukan kembali Gadis yang pergi tanpa seizin orang tuanya dan mengamankan Pelaku yang diduga telah membawa lari Beatrix dijalan Hiu Putih 13 No. 09 Kec. Jekan Raya Palangkaraya pada hari Senin 20 Maret 2017 sekitar pukul 23.40 WIT. Selama 40 hari korban tinggal bersama ditempat Kost Joko yang ada dijalan Badak 15 Kamar H Kec. Jekan Raya Palangkaraya, Dikarenakan Beatrix ingin hamil dengan Joko. Korban dan Pelaku telah melakukan hubungan layaknya suami - istri ," Ungkap AKBP Shinto Silitonga.

Kasatreskrim AKBP Shinto Silitonga menghimbau kepada warga surabaya jangan pernah percaya tentang beredarnya Penculikan anak - anak, Karena setelah di selidiki itu tidak ada. Akibat perbuatannya, Joko dijerat dengan Pasal 332 Ayat 1 tentang membawa lari Anak dibawah umur dan UU Pasal 81 UUR No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara (AT).

Tidak ada komentar:

Post Top Ad