Bagikan Subsidi Kepada Tenaga Kerjanya, Bupati Jember Berikan Apresiasi Kepada PT PMP Jelbuk - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Oktober 01, 2021

Bagikan Subsidi Kepada Tenaga Kerjanya, Bupati Jember Berikan Apresiasi Kepada PT PMP Jelbuk

0 Viewers

Berita Rakyat, Jember. Bupati Jember H. Hendy Siswanto sangat mengapresiasi PT PMP Jelbuk yang membagikan subsidi kepada ribuan tenaga kerja.

"Perhatian perusahaan terhadap tenaga kerja merupakan contoh tauladan", hal itu disampaikan, Bupati Jember pada saat Pemberian Bantuan Subsidi Upah (BSU) BPJS Ketenagakerjaan di Pabrik Cerutu Bobin Arjasa, Kamis (30/9/2021). 

"Memperhatikan tenaga kerja, sebuah contoh tauladan para stakeholder," kata Bupati.

PT Penyelesaian Masalah Property (PMP) mendapat apresiasi Bupati Jember. Menurutnya, dalam masa Pandemi Covid-19 karyawan masih tetap banyak yang bekerja dan tak ada pengurangan sama sekali. Justru meskipun pandemi terus bertambah karyawannya.

"Ini suatu pekerjaan yang hebat dan angin segar. Kepedulian perusahaan dalam memberikan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)," ungkapnya. 

Dari jumlah 3500 pekerja yang diajukan, 2500 pekerja sudah memenuhi syarat. 

"Kami akan mengajak seluruh perusahaan di Jember, untuk semangat membantu karyawannya, menjadi peserta Jamsostek," tambahnya. 

Sementara itu, Kacab BRI Jember, Sukari menjelaskan, BRI adalah salah satu bank yang ditunjuk Pemerintah, dalam hal ini, BRI juga bersinergi dengan pihak terkait, bagi yang mendapat subsidi rekeningnya memakai BRI.

"Kami akan selalu sinergi dengan Pemkab Jember," kata Sukari.

Sementara terpisah, ditempat yang sama, Direktur PT PMP Jelbuk, Firdaus pada sebagian wawancara mengatakan, sesuai yang disampaikan Bupati Jember tadi, bahwa PT PMP ini sangat luar biasa sekali. Bayangkan pada masa pandemi banyak perusahaan tutup atau mengurangi karyawan, justru PMP ini semakin berkembang dan menambah karyawan.

Terkait subsidi kepada karyawan sebesar 1 juta rupiah, tidak mengurangi gaji yang karyawan terima selama ini. Jadi subsidi ini adalah program kita 

"Sesuai data aplikasi yang ada, 3400 karyawan, sisanya hanya 800 dan ini yang telah diproses sekitar 2500," ujarnya. 

Masih menurut Firdaus, kami tidak pernah mengurangi karyawan, justru menambah terus. Karena selama ini pasar kami di Eropa, Swiss, dan beberapa negara terus meningkat permintaannya. Sehingga kami terus membutuhkan karyawan. 

"Saat ini telah ada 3800 karyawan, mungkin 2022 bisa lebih banyak lagi jumlahnya bisa mencapai 4000  karyawan," ungkapnya. 

Salah satu karyawan yang tak mau disebutkan nama mengatakan, sangat senang sekali mendapat bantuan subsidi. Bisa untuk meringankan beban.

"Alhamdulillah mas, sangat senang sekali dan banyak terima kasih," terangnya. 


Penulis : Haerullah. 


Post Top Ad