Bupati Berusaha Turunkan PPKM Level 3, Tak Segan Keluar Masuk Lingkungan Pemukiman Warga. - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

August 11, 2021

Bupati Berusaha Turunkan PPKM Level 3, Tak Segan Keluar Masuk Lingkungan Pemukiman Warga.

0 Viewers




Berita Rakyat, Jember (Jawa Timur). 
Bupati Jember H. Hendy Siswanto berusaha menurunkan status kota Jember PPKM level 3 menjadi level 2, pada hari ke 7 Bupati mendatangi lingkungan di Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates Jember, Rabu 11/8/2021. Dalam kesempatan itu, Bupati juga meninjau tempat Swab atau vaksin. Bahkan Bupati juga tak segan keluar masuk lingkungan menjumpai warga yang isolasi mandiri dengan menyerahkan bantuan sembako.

Bupati Jember, H. Hendy Siswanto usai acara mengatakan kepada media, hari ini adalah memasuki hari ke 7 operasi yustisi PPKM berbasis hulu, yang dilaksanakan ditiga Kecamatan kota, yakni Kaliwates, Patrang dan Sumbersari. Tentunya semua ini akan ada evaluasi yang dilakukan  besok pagi .

"Apakah hasilnya besok akan terus dilanjutkan kepada Kecamatan yang lain dengan cara masiv atau bagaimana, kita tunggu hasilnya akan kami informasikan kepada masyarakat." tandasnya. 



Menurutnya, tadi ada warga Bu Yeny yang terpapar dan melakukan isolasi mandiri, bahkan hari ini memasuki hari ke 14 dan belum PCR, Tentunya nanti akan dilakukan PCR kepada yang bersangkutan melalui kepala Puskesmas Jember Kidul.

"Inilah gunanya ada Forkopimda,  Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas, RT/RW dan Satgas Covid dan sebagainya. Bisa menjadi satu kesatuan untuk bersama sama keluar masuk kampung agar lebih tau dengan persoalan dan yang terpapar. Selain itu ikut menurunkan level Jember." imbuhnya.

Ketika ditanya masih ada ratusan warga yang tidak mau diswab atau divaksin, disalah satu wilayah, dengan semangat Bupati Lebih lanjut mengungkapkan, solusinya bagi yang sudah diswab memberikan sosialisasi, dan edukasi, selain itu tetap tanggung jawab Pemerintah. Dengan Swab itu agar badan bisa sehat dan kuat, itu perlu ada sosialisasi, edukasi dan sebagainya. Bahkan juga harus melibatkan RT/RW setempat.

"Dengan Swab itu maka badan kita tidak muda terpapar, setelah diswab badan hangat itu sudah terpapar 1, badan panas 2, makan tidak enak, masuk Puskesmas 4, 5 ,6 seterusnya wassalamu'alaikum." tuturnya.

Dia menambahkan, kami sudah melakukan kerjasama dengan alumni Unair Surabaya, ada 22 orang yang kami tugaskan untuk memberikan sosialisasi kepada warga yang terpapar. Semisal setelah isolasi mandiri harus bagaimana, sebelum isolasi mandiri harus apa yang kita lakukan. 



"Termasuk Jurnalis juga harus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, bahwa Swab atau vaksin itu bisa mencegah Covid dan badan menjadi sehat." pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Bupati, Wabup dan Sekab Jember ikut serta turun kepada warga yang isolasi mandiri. Bahkan mereka ini tak segan keluar masuk kampung padat penduduk. 

Penulis : ROL.

Post Top Ad