Pasca Normalisasi Sungai Rembangan, Kampung Lowgreis Jadi Kampung Warna Warni - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Juni 17, 2021

Pasca Normalisasi Sungai Rembangan, Kampung Lowgreis Jadi Kampung Warna Warni

0 Viewers
Berita Rakyat, Jember (Jawa Timur). Pengerjaan normalisasi sungai Rembangan telah memasuki hari ke 10, dimana  pengerjaan normalisasi sungai Rembangan di Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang Jember, telah berhasil mengangkat sedimen sungai sepanjang 50 persen atau 300 meter. Selain itu paska normalisasi kampung Lowgreis akan menjadi kampung wisata atau warna warni.

Camat Patrang Ir. Rofiq Sugiarto kepada media mengatakan, terkait normalisasi sungai Rembangan akibat banjir bandang yang mengakibatkan pendangkalan akibat penumpukan sedimen sedimen, kami telah melaporkan kepada Bapak Bupati, bahwa sepanjang sungai dari titik nol lokasinya yang bertepatan di sebelah barat rumah sakit paru paru terdapat 6-8 penumpukan sedimen. 

"Ada 6 sampai 8 penumpukan sedimen yang berhasil diangkat mulai titik nol sampai hulu, dengan ketinggian 1hingga 6 meter. Sesuai kesepakatan dengan PU BMSDA Provinsi, Balai pengairan Lumajang dan BMSDA Jember, bahwa titik nol di Jembatan barat rumah sakit paru paru." ujarnya. Kamis, (17/6/2021) di kantornya.

Masih menurutnya, sesuai pantauan kami dilokasi, pengerjaan yang di mulai tanggal 7/6 hingga saat ini telah memasuki hari ke 10, telah berhasil bekerja sekira 50 persen. Dan sesuai janji dari Provinsi hari ini akan kirim eksafator dan 2 unit dum truck. Dan Insha Allah mulai besok pagi akan kembali beroperasi .

"Sehingga dalam waktu 1,2 hari ini pekerjaan akan selesai yang 50 persen dari titik nol yang ke hulu dan selanjutnya pengerjaan yang dari titik nol ke hilir." imbuhnya.

Dia menambahkan, paska normalisasi sungai ini ada wacana bahwa kampung Lowgreis ini akan menjadi kampung warna- warni sebagai destinasi wisata. Pada saat kunjungan Gubernur, Bupati, Forkopimda, Lurah, tomas, toga sudah sepakat. Bahkan setelah normalisasi sungai warga tak boleh membuang sampah di sungai ini. 

Pantauan dilokasi alat berat atau eksafator mengangkat sedimen atau tanah lumpur dari sungai dan selanjutnya dimasukkan dum truck yang selanjutnya dikirim kebelakang kantor Lingkungan Hidup di Arjasa.


Penulis : Hairullah
Baca juga: https://www.berita-rakyat.co.id/?m=1

Post Top Ad