Menjelang Sekolah Tatap Muka, SDN Ajung 3 Gelar Simulasi Protokol Kesehatan Dengan Ketat. - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

June 12, 2021

Menjelang Sekolah Tatap Muka, SDN Ajung 3 Gelar Simulasi Protokol Kesehatan Dengan Ketat.

0 Viewers






Berita Rakyat, Jember (Jawa Timur). 
Sesuai instruksi Ketua satgas Covid-19 Jember, dalam hal ini Bupati Jember H. Hendy Siswanto. Bahwa pembelajaran sekolah tatap muka langsung akan segera dilaksanakan di Jember. Baik itu SD, SMP dan SMA. Hal ini akan dilaksanakan karena telah cukup lama sekolah dengan sistem daring pada masa pandemi ini.

Tak terkecuali dengan SDN Ajung 3 Jember, pada Sabtu 12/6/2021 menggelar simulasi protokol kesehatan yang ketat kepada siswa. Bahkan sejak siswa di pintuh masuk sudah harus memakai masker, mencuci tangan dan diperiksa dengan alat termogun. 

Kepala sekolah SDN Ajung 3, Agus Prayitno kepada sejumlah media mengatakan, Lembaga kami ini menggelar simulasi protokol kesehatan dengan sangat ketat sekali. Mulai dari pintu masuk sekolah telah dijaga petugas dengan alat termogun. Jadi kami lakukan ini dengan kebiasaan baru untuk menekan penyebaran Covid -19.




"Siswa harus pakai masker, cuci tangan, jadi siswa yang masuk hanya dibatasi 25 persen dari jumlah siswa, berarti setiap Klas hanya 7 orang siswa dengan masa belajar 2 jam setiap hari." terangnya.

Menurutnya, simulasi sekolah dengan tatap muka langsung ini kami laksanakan, karena siswa telah jenuh belajar dengan sistem daring dan di rumah saja. Selain itu juga telah rindu dengan lingkungan sekolah.

"Kebiasaan baru ini akan selalu kami terapkan kepada siswa,  Termasuk juga orang tua yang setiap hari harus mendampingi putra putrinya selama belajar di rumah saja. Bahkan dengan sekolah tatap muka langsung ini orang tua sangat mendukung sekali." imbuhnya.

Dia menambahkan, kami melaksanakan sekolah tatap muka langsung setelah kordinasi dengan satgas covid-19 Jember. Bahkan sekolah tatap muka langsung ini kami bagi dengan 2 tahap setiap hari. Kalau masih ada waktu bisa sampai 3 tahap. Bergantung waktunya untuk belajar tatap muka langsung.

Sementara terpisah, Camat Ajung Slamet Wijoko menjelaskan, kami sengaja memberikan sosialisasi kepada siswa agar tetap melakukan 5 M. Terutama pada saat di lingkungan sekolah. Tidak boleh bergerombol dengan yang lain dan tetap menjaga jarak.

"Pada saat pulang sekolah juga tidak boleh bergerombol dan langsung pulang kerumah, termasuk pada saat di lingkungan rumah juga tidak boleh ada kegiatan yang mengundang orang lain bisa bergerombol." tandasnya.




Pantauan media ini saat simulasi dihadiri seluruh Muspika Ajung, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, Pengawas sekolah di Ajung, Kanit Binmas, Kepala sekolah , Komite dan seluruh tenaga pendidik dan yang tak bisa kita sebutkan nama satu persatu. 

Penulis : ROLL
Baca juga:
https://www.berita-rakyat.co.id/?m=1

Post Top Ad