Sempat Baku Tembak, DPO Curat Tewas Dilibas Timah Panas - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 07 Oktober 2020

Sempat Baku Tembak, DPO Curat Tewas Dilibas Timah Panas

0 Viewers


Berita Rakyat, Surabaya. Bagai drama di layar televisi saja. Petugas dari kepolisian harus baku tembak untuk melumpuhkan buronannya. 

Itu dialami tim Opsnal Subdit III Jatanras Polda Jatim bersama dengan Tim Resmob Polres Pasuruan Kota. Senin (5/10/3020) sekitar pukul 23.20 WIB, petugas terpaksa melepaskan timah panas dari senjata pamungkasnya. 

Sues yang menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) pun tersungkur. Tewas. Warga Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, dikenal bandit raja tega. Sering melukai dan mengancam nyawa korbannya. Sues dibekuk menyusul informasi yang diperoleh petugas ketika DPO itu menghadiri hajatan. 

Dari Mako Polsek Grati, petugas bergerak cepat. Persis di Jalan Desa Jeladri, Kecamatan Lumbang, petugas berpapasan dengan Sues. Ia mengendarai motor bersama seseorang yang tidak dikenal. 

Anggota langsung memutar arah. Saat bersamaan hendak masuk ke gang kecil, Bripda Moch. Benny menarik sarung tersangka hingga terjatuh. 

Seketika itu tersangka mengeluarkan revolver rakitan dengan amunisi 5.56 mm. Ia menembak perut Bripda Benny dan Bripka Sutiyono. 

Tak ayal, baku tembak pun terjadi. Tersangka tumbang. Tewas terlibas timah panas di lokasi kejadian. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut tersangka kerap melakukan tindak kriminalitas. 

Dari catatan kepolisian, tersangka seorang residivis Curas sapi di Polres Lumajang. Juga bromocorah Polres Pasuruan. Tersangka pernah terlibat kasus membacok warga dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Selain itu, tersangka tercatat melakukan perampasan sepeda motor di Gempol Pasuruan. Melempar Bondet anggota Brimob Watu Kosek. Terakhir dia menjadi DPO Polda Jatim terkait kasus Curanmor (R4). 

 "Selama masa Pandemi Covid-19, Polri tetap melakukan pemeliharaan Kamtibmas dan penegakan hukum untuk melindungi masyarakat, mengayomi dan melayani masyarakat," kata Kabid Humas Polda Jatim, KombesTrunoyudo Wisnu Andiko Selasa (6/10/2020) siang. 

Dari hasil penangkapan tersangka, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya, senjata api rakitan jenis revolver warna silver dan gagang warna hitam beserta peluru tajam kaliber 5,56 mm. 

Juga ada sejumlah peluru berada dalam dompet. Diantaranya 11 butir peluru, silinder 1 butir dan selongsong dalam silinder 5 butir, serta 6 butir peluru hampa. Polisi juga mengamankan sebilah senjata tajam jenis pedang dengan panjang 70 cm serta sarung pedang terbuat dari kulit. 

Sebuah sabuk kain warna hitam yang berisi jimat dan satu unit sepeda motor Honda CBR warna merah kombinasi putih. 

Akibat kejadian tersebut beberapa anggota mengalami luka diantaranya, Bripka Hariz Farizy, SH, Polres Pasuruan Kota. Ia mengalami luka percikan senjata api pelaku di tangan kiri. 

Bripka Sutiyono S.sos, Polres Pasuruan Kota mengalami luka tembak di perut bawah sebelah kiri dan Bripda Muhammada Beny, Subdit Jatanras mengalami luka tembak di bagian perut tengah. 

 Saat ini jenazah tersangka dievakuasi ke Rumah Sakit Grati. Tiga anggota yang cidera dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri untuk mendapatkan perawatan dan penanganan operasi. 

Penulis : Lina
Editor : Cak Amu


Tidak ada komentar:

Post Top Ad