Ketahuan Merekam Wanita Mandi, Harus Berurusan Dengan Polisi - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 06 Oktober 2020

Ketahuan Merekam Wanita Mandi, Harus Berurusan Dengan Polisi

0 Viewers
Foto : Kapolsek Wonokromo saat menunjukan tersangka beserta alat yang dibuat mengintip wanita mandi.

Berita Rakyat, Surabaya.  Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya mengamankan Pemuda asal Joyoboyo, Kecamatan Wonokromo Surabaya, ditangkap Polisi lantaran merekam seorang wanita yang sedang mandi di Ponten umum. 

Tersangka R (36). dan korban berinisial EL (18), mereka sama warga Joyoboyo Surabaya.

"Berawal pelaku yang sedang lagi mandi di ponten umum bersebelahan dengan korban, yang mana korban adalah tetangganya sendiri." Kata AKP Rini Pamungkas Kapolsek Wonokromo,Selasa (06/10/2020).

"Mendengar suara tersebut, pelaku jadi penasaran ,sehingga pelaku akhirnya mengeluarkan Handphone dan merekam korban yang lagi mandi melalui Ventilasi Ponten."Imbuh AKP Rini Pamungkas

Namun pelaku apes,tiba - tiba lampu ponten mati,dan EL (korban) mengetahui aksi pelaku yang merekamnya melalui Flash Handphone.

"Pada saat itu,Korban kaget dan berteriak dengan keras sehingga membuat warga yang ada dilokasi berdatangan, Kemudain pintu ponten di dobrak dan Akhirnya pelaku diamankan warga." Jelas AKP Rini

Selang berapa menit, Anggota kami datang dan mengamankan pelaku dari amuk warga dan barang bukti berupa Handphone sebagai sarana di bawa ke Mapolsek Wonokromo,Polrestabes Surabaya

"Pelaku saat di intograsi penyidik, ia mengakuinya jika video itu nantinya akan jadi koleksi pribadinya, atau dibuat sendiri dan disimpan buat dilihat jadi fantasi, bahkan pelaku mengaku tergiur dengan kemolekan tubuh EL (korban) yang masih Gadis." Tutur AKP Rini, menirukan pembicaraan pelaku.

"Akibat perbuatan pelaku kami jerat dengan pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UU RI NO.19 tahun 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 4 ayat (1) huruf D UU RI No.44 tahun 2008 tentang pornografi dan di ancam hukuman selama 4 tahun penjara."Pungkasnya.


Penulis : Samsul
Editor  : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad