"Dr Joni" : Laporan KAKMA Berbau Politis ?? - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 15 Oktober 2020

"Dr Joni" : Laporan KAKMA Berbau Politis ??

0 Viewers
Foto : Direktur RSUD Soetomo Dr. Joni saat ditemui di ruangannya (Kamis 14/10/20).

Berita Rakyat, Surabaya.  Menanggapi pemberitaan terkait RSUD.Dr.Soetomo, yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi jawa Timur(kejati) perihal adanya dugaan mafia/Korupsi pembelanjaan Alkes dan Aldok oleh lembaga komunitas anti Korupsi dan Manipulasi Anggaran(KAKMA). Akhirnya Dr. Joni Selaku Direktur RSUD menanggapi hal itu hanyalah sebuah politis.  

Jadi sebenarnya pelaporan atas Nama KAKMA itu tahun 2017, dan pada saat itu Dr Joni masih belum menjabat sebagai Direktur.

Namun menyikapi laporan tersebut dirasa sudah hal biasa, Pasalnya hal tersebut sudah sering terjadi, mengingat ada pihak yang merasa  dirinya yang memiliki tender tidak masuk rekomendasi barang yang dibutuhkan melalui E- Katalog.

Mengingat dalam pelaporan tersebut ada mencatut salah satu nama Dr. David sebagai penyedia jasa Alkes dan Aldok
Pada waktu itu Dr.david sempat memaksa Direktur Utama(dirut) Dr.Soetomo, untuk supaya tender Alkes dan Aldoknya masuk tanpa prosedural.

Tentu saja hal ini langsung dijawab secara tegas oleh Dr. Joni Bahwa hal tersebut ditolak.

Ditanya tentang keberadaan Dr. David, Dr Joni menjelaskan bahwasanya tidak ada kepentingan, mengingat tidak pernah bersama maupun bergaul alias gak jelas(--red)

"Ya dia itu hanya sebagai penyedia jasa barang barang tersebut, dan itupun harus melalui proses secara benar," jelas Dr. Joni.

Dr. Joni juga menambahkan jika untuk pembelian barang seperti Alkes dan Aldok itu ketika mulai dari perencanaan saja itu harus didampingi oleh pihak Kejaksaan Inspektorat.

"Semua itu harus melalui E-Katalog dan pembelinya melalui E-Purchasing, dan untuk pemilihanya adalah ditentukan oleh User sesuai barang yang dibutuhkan dan memenuhi spesifikasi," pungkas Dr Joni.


Penulis : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad