AKBP Teddy Chandra Peringatkan, Terkait Video Cewek Joget Saat Mengendarai Motor - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 24 Oktober 2020

AKBP Teddy Chandra Peringatkan, Terkait Video Cewek Joget Saat Mengendarai Motor

0 Viewers
Foto : nampak seorang pengendara sambil berjoget saat menyetir

Berita Rakyat, Surabaya.  Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra menjelaskan, terkait video cewek joget-joget saat mengendarai motor bebek di kawasan perempatan lampu merah Jalan Merr Surabaya, pengendara seharusnya tidak menggunakan ponsel.

"Perlu diketahui setiap pengendara harus patuh dan tertib ketika mengemudikan kendaraan. Dan konsentrasi di jalan dengan tidak menggunakan Earphone atau ponsel," ujar Teddy 

AKBP Teddy Chandra menambahkan, ketika berkendara sambil menggunakan ponsel bisa berakibat fatal lantaran berisiko kecelakaan. Hal tersebut bisa membahayakan diri sendiri maupun pengendara yang lainnya.

"Itu kan bisa mengganggu konsentrasi, bisa menimbulkan kecelakaan. Kalau kita menemui hal serupa pasti langsung kita tegur. Dan kalau ada pelanggaran lalu lintas ya kita akan berikan tilang," katanya.

Sebelumnya, sebuah video menampilkan seorang perempuan berjoget ketika berkendara motor viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 6 detik itu sang perempuan nampak santai melajukan kendaraan dengan satu tangannya sambil tangan kirinya melambai-lambai.

Pantauan di dalam video, selain menampilkan perempuan berjoget juga terdengar suara pengendara lain yang memvideokannya. Ia melontarkan ucapan yang biasa digunakan saat bernyanyi dangdut.

"Wes wayahe-wayahe. Tarik sis, semongkooo, aduh-aduh " teriak pengendara dibelakang yang memvideokannya sembari tertawa cekikikan.

Pengendara yang memvideokan juga sempat mengatakan kalau perempuan tersebut menggunakan handphone untuk mendengarkan musik tanpa memasang earphone atau headset.

Berkendara sambil menggunakan ponsel sendiri telah melanggar dua pasal dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan, yakni pasal 106 yang mewajibkan pengemudi berkendara dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Serta pasal 283 yang mengatur pidana kurungan paling lama tiga bulan dan denda maksimal Rp 750 ribu bagi para pelanggar pungkasnya.


Penulis : Samsul
Editor    : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad