Janda Tua Gugat Yayasan Sosial - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 21 Juli 2020

Janda Tua Gugat Yayasan Sosial

0 Viewers
Foto : Dokumentasi bantuan untuk Yuni
Berita Rakyat, Surabaya.  Banyaknya lembaga sosial yang sedianya untuk meringankan beban sesama, bukan tanpa keluhan. Seperti yang dialami oleh Wahyuni (64), kos di Tambak Bulak Waru, Sidoarjo. Bantuan biaya kos setahun yang diterima dari Yayasan Sahabat Yatim Dhuafa (SYD) diberikan secara bertahap.

“Itupun dibayar setiap bulan dan sudah beberapa kali terlambat bayar. Akhirnya, saya yang ditegur ibu kos. Apalagi saya sudah sempat difoto mereka (SYD) membawa kertas bertuliskan menerima donasi sebesar Rp 10 juta. Padahal saat itu tidak demikian,” terangnya kepada berita rakyat.

Yuni menyesalkan kenapa uang tersebut tidak diberikan secara utuh kepadanya atau dibayarkan langsung kepada ibu kos untuk satu tahun ke depan. Kenapa harus diberikan secara reguler tiap bulan.

"Sumbangan sebesar Rp 10 juta itu kan dari orang lain yang peduli terhadap penyakit saya dan apa yang saya alami. Tapi kenapa pihak SYD tidak memberikannya kepada saya secara utuh," curhatnya kepada awak media berita rakyat, Selasa (21/07/2020).

Dikatakan, bisa jadi para donatur iba dengan nasibnya yang divonis hernia nukleus pulposus (HNP) stadium IV. Penyakit yang terjadi ketika bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang. HNP juga dikenal dengan istilah ‘saraf terjepit’.

Tidak hanya itu. Yuni juga terkena penyakit jantung sejak Februari.

 “Bisa jadi para donatur kasihan dan akhirnya berdonasi karena kisah saya sempat disiarkan oleh yayasan,” paparnya.

Arif Camra, Ketua Sahabat Yatim Dhuafa melalui telepon selular membenarkan adanya santunan untuk Wahyuni. Dikatakan Arif, pihaknya selama ini sudah berkoordinasi dengan ibu kosnya dan sudah bersepakat pihak yayasan akan memenuhi tanggungan kos hingga Mei 2021 mendatang.

"Saya sudah jelaskan kepada Yuni untuk membiayai kosnya tiap bulannya. Jika mau pindah kos pun, kami akan tetap mentransfer sebesar Rp 750 tiap bulannya," jelas Arif melalui telepon selulernya.

Termasuk pembayaran kos bulan terakhir, Arif juga mengirimkan bukti percakapan dengan ibu kos di mana Wahyuni tinggal selama ini.

Penulis : Kukuh

Tidak ada komentar:

Post Top Ad