Masyarakat Inggris Mulai Kelaparan - BERITA RAKYAT INDONESIA

Breaking News

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 12 April 2020

Masyarakat Inggris Mulai Kelaparan

0 Viewers
Ilustrasi by VOIslam

Berita Rakyat, London - Warbiasa dampak corona virus (Covid) 19. Efek belum sirnanya wabah virus mematikan itu, mulai terasa dalam kehidupan kita.

Lumpuhnya perekonomian, banyaknya pengangguran, dan kian merajalela orang tak berpenghasilan, kini mulai dirasakan warga Inggris.

Lock down berkepanjangan di negrri ini, membuat banyak masyarakat kelaparan. Keadaan ini diperoleh dari Lembaga Amal Makanan yang peduli terhadap kondisi masyarakat.

Media Inggris The Guardian menyebutkan, lembaga amal Food Foundation mencatat 1,5 juta masyarakat Inggris tidak makan seharian. Mereka tidak memiliki uang atau akses kepada makanan.

 Sekitar 3 juta orang, dilaporkan terpaksa melewatkan waktu makan. Ini merupakan tamparan pemerintahan daerah Inggris agar mulai memikirkan dan memcari solusi banyaknya masyarakat yang mulai mengalami krisis kelaparan.

Mereka melaporkan bahwa karantina wilayah mengakibatkan jutaan orang tidak makan seharian. Selama pandemi virus corona, lebih dari 1 juta orang dilaporkan kehilangan penghasilan. Sepertiganya tidak dapat bantuan dari pemerintah.

Pernyataan Food Foundation ini didasari atas jajak pendapat yang digelar Yougov di seluruh Inggris, Skotlandia, dan Wales pekan ini. 

Direktur Food Foundation Anna Taylor menyebut krisis ini terlalu berat bebannya jika hanya ditanggung oleh bank makanan dan pemerintah daerah.

 Hal ini, menurut Taylor, membutuhkan investasi yang substansial dan mendesak pemerintah pusat memberikan uang tunai ke kantong keluarga yang tidak bisa membeli makanan.

 Lembaga amal yang mengelola bank-bank makanan juga kesulitan untuk mengatasi krisis ini karena selalu ada orang yang datang untuk meminta paket bantuan darurat. 

Koordinator Independent Food Aid Network Sabine Goodwin mengkhawatirkan pemerintah terlalu lamban dalam merespons. Apalagi sampai situasi ini "bergerak tak terkendali".

Bank-bank makanan di jaringannya, melihat kenaikan 300 persen orang yang masuk ke bank makanan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Namun, kami masih kesulitan untuk mendapat sumber makanan yang tepat," kata Goodwin seperti dilansir the Guardian, Sabtu (11/04/2020)..(*)


Penulis : Amri
Sumber: Berbagai Media

Tidak ada komentar:

Post Top Ad